ANALISIS INFRASTRUKTUR AIR BERSIH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN LANGOWAN

Authors

  • Christania J Saerang
  • Jefrey I Kindangen
  • Amanda S Sembel

DOI:

https://doi.org/10.35793/0nh8n527

Abstract

Abstrak 
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan infrastruktur air bersih serta menganalisis 
ketersediaan dan tingkat kesiapan infrastruktur air bersih dalam mendukung pengembangan Kawasan 
Perkotaan Langowan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan 
pendekatan spasial. Analisis dilakukan melalui analisis kebutuhan air berdasarkan SNI 7831:2012, analisis 
ketersediaan air, kemampuan membayar masyarakat, evaluasi kelembagaan, analisis kesenjangan, dan 
analisis indeks kesiapan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih Kawasan 
Perkotaan Langowan pada kondisi eksisting masih dapat dipenuhi oleh sumber air yang tersedia, terutama 
Mata Air Noongan yang memiliki kapasitas sebesar 30 liter/detik. Selain itu, masyarakat juga 
memanfaatkan sumur dan mata air sebagai sumber utama air bersih. Namun, tingkat pelayanan jaringan 
perpipaan masih rendah karena hanya melayani sekitar 30% penduduk, sedangkan sekitar 70% masyarakat 
masih bergantung pada sumber air alami. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan air pada 20 tahun 
mendatang diperkirakan mencapai sekitar 60 liter/detik sehingga diperlukan peningkatan kapasitas sistem 
penyediaan air bersih. Secara umum, tingkat kesiapan infrastruktur air bersih berada pada kategori siap, 
namun masih memerlukan peningkatan pemerataan pelayanan, pengembangan jaringan distribusi, dan 
penguatan kelembagaan pengelolaan air bersih. 
Kata kunci: Infrastruktur Air Bersih, Kesiapan Infrastruktur, Kebutuhan Air, Ketersediaan Air, 
Langowan. 

Downloads

Published

2026-08-14