ANALISIS INFRASTRUKTUR AIR BERSIH DALAM MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN LANGOWAN
DOI:
https://doi.org/10.35793/0nh8n527Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan infrastruktur air bersih serta menganalisis
ketersediaan dan tingkat kesiapan infrastruktur air bersih dalam mendukung pengembangan Kawasan
Perkotaan Langowan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan
pendekatan spasial. Analisis dilakukan melalui analisis kebutuhan air berdasarkan SNI 7831:2012, analisis
ketersediaan air, kemampuan membayar masyarakat, evaluasi kelembagaan, analisis kesenjangan, dan
analisis indeks kesiapan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih Kawasan
Perkotaan Langowan pada kondisi eksisting masih dapat dipenuhi oleh sumber air yang tersedia, terutama
Mata Air Noongan yang memiliki kapasitas sebesar 30 liter/detik. Selain itu, masyarakat juga
memanfaatkan sumur dan mata air sebagai sumber utama air bersih. Namun, tingkat pelayanan jaringan
perpipaan masih rendah karena hanya melayani sekitar 30% penduduk, sedangkan sekitar 70% masyarakat
masih bergantung pada sumber air alami. Hasil proyeksi menunjukkan bahwa kebutuhan air pada 20 tahun
mendatang diperkirakan mencapai sekitar 60 liter/detik sehingga diperlukan peningkatan kapasitas sistem
penyediaan air bersih. Secara umum, tingkat kesiapan infrastruktur air bersih berada pada kategori siap,
namun masih memerlukan peningkatan pemerataan pelayanan, pengembangan jaringan distribusi, dan
penguatan kelembagaan pengelolaan air bersih.
Kata kunci: Infrastruktur Air Bersih, Kesiapan Infrastruktur, Kebutuhan Air, Ketersediaan Air,
Langowan.