Kajian Keteknikan Sistem NFT (Nutrient Film Technique) dengan Rekayasa Debit dan Kemiringan Talang pada Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kailan (Brassica Oleraceae L.)
DOI:
https://doi.org/10.35791/jteta.v16i1.64405Kata Kunci:
hidroponik, NFT, debit aliran, kemiringan talang, kailanAbstrak
Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan dengan media tanam dan larutan nutrisi. Salah satu sistem hidroponik yang umum digunakan adalah Nutrient Film Technique (NFT), di mana larutan nutrisi dialirkan secara tipis dan kontinu di sepanjang talang miring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi debit aliran dan kemiringan talang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae L.) pada sistem hidroponik NFT di lingkungan greenhouse. Penelitian menggunakan dua taraf kemiringan talang (5,24% dan 8,75%) serta tiga taraf debit aliran (0,5 L/menit, 1,5 L/menit, dan 2,5 L/menit) dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktor dan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, berat segar, pH, dan konsentrasi larutan nutrisi (ppm).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kemiringan 8,75% dengan debit 2,5 L/menit menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan rata-rata tinggi tanaman 69,89 cm dan bobot segar 86 g. Meskipun perbedaan berat segar tidak signifikan secara statistik, kombinasi perlakuan tersebut memberikan pertumbuhan vegetatif optimal. Kisaran pH larutan nutrisi berada pada 5,3–6,3 dan ppm antara 1060–1240, yang masih sesuai untuk pertumbuhan tanaman daun. Dengan demikian, kombinasi kemiringan 8,75% dan debit 2,5 L/menit direkomendasikan sebagai desain optimal sistem NFT untuk tanaman kailan.
Referensi
Ayni, Q., Hanafi, dan Djuniarti. 2025. Pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy pada berbagai konsentrasi nutrisi AB Mix dengan hidroponik sistem wick. Journal Agroecotech Indonesia (JAI), 4(1), 53-63.
Hidayat, T., R. Ramadhan., dan N. Fitriani. 2020. Perbedaan intensitas cahaya di dalam dan di luar greenhouse serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman hortikultura. Jurnal Hortikultura Tropika, 7(2), 95–104.
Nurhidayati, N., dan T. Sumarni. 2016. Pertumbuhan dan hasil tanaman selada (Lactuca sativa L.) pada sistem hidroponik dengan berbagai komposisi nutrisi. Jurnal Produksi Tanaman, 4(7), 515–523.
Pramitasari, H. E., T. Wardiyati., dan M. Nawawi. 2016. Pengaruh dosis pupuk nitrogen dan tingkat kepadatan tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kailan (Brassica oleraceae L.). Jurnal Produksi Tanaman, 4(1), 49–56.
Rahayu, A., M. Ginanjar., dan O. Tobing. 2021. Pertumbuhan dan produksi tanaman kailan (Brassica oleracea var. alboglabra) pada berbagai media tanam dan konsentrasi nutrisi AB Mix dengan sistem hidroponik substrat. Jurnal Agronida, 7(2), 86–93.
Rahmawati, D., S. Nuraini. dan S. Widodo. 2021. Hubungan intensitas cahaya dengan pertumbuhan tanaman hidroponik di greenhouse. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26(1), 78–86.
Reftyawati, D., M. A. Rahman. dan A. D. Alisha. 2024. Hidroponik sebagai alternatif tanaman unggulan dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(4), 234-240.
Resh, H. M. 2013. Hydroponic food production: A definitive guidebook for the advanced home gardener and the commercial hydroponic grower (7th ed.). CRC Press.
Roidah, I. S. 2014. Pemanfaatan lahan dengan menggunakan sistem hidroponik. Jurnal Universitas Tulungagung Bonorowo, 1(2), 43–50.
Setiawan, N. D. 2018. Otomasi Pencampur Nutrisi Hidroponik Sistem NFT (Nutrient Film Technique) Berbasis Arduino Mega 2560. Jurnal Teknik Informatika UNIKA Santo Thomas, 3(2), 78-82.
Sinaga, D. 2014. Kandungan nutrisi kailan dan potensinya sebagai sayuran fungsional. Jurnal Hortikultura Indonesia, 5(3), 111–119.
Suhardiyanto, H. 2009. Teknik lingkungan pertanian: Rekayasa bangunan greenhouse. IPB Press.
Supriyono, L. A., dan A. F. Wibowo. 2023. Sistem monitoring suhu, kelembaban dan kandungan nutrisi budidaya tanaman sawi caisim hidroponik berbasis IoT. Jurnal Ilmiah Teknik Mesin, Elektro dan Komputer, 3(1), 171-178.
Sutoyo, S., dan B. Prasetyo. 2019. Pengaruh radiasi matahari terhadap fisiologi tanaman hortikultura di daerah tropis. Jurnal Agronomi Indonesia, 47(1), 15–24.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Reni Veronika, Dedie Tooy, Daniel P. M. Ludong

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Journal Template

