Pemetaan persebaran perkebunan kelapa Berbasis sistem informasi Geografis
Pemetaan persebaran perkebunan kelapa berbasis sistem informasi geografis
DOI:
https://doi.org/10.35791/jteta.v16i2.63815Kata Kunci:
perkebunan kelapa, tutupan lahan, ArcGisAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan perkebunan kelapa di Desa Tondei dengan menggunakan interpretasi visual on screen, mengetahui luas perkebunan kelapa di Desa Tondei serta mengetahui tutupan lahan perkebunan kelapa. Metode yang digunakan adalah klasifikasi visual on screen dengan memanfaatkan data citra SAS Planet, citra Google Earth, Peta RBI, dan yang di digitasi dengan sistem informasi geografis menggunakan software ArcGIS 10.8. Hasil analisis interpretasi citra visual on screen menunjukan peta penyebaran perkebunan kelapa tersebar di Desa Tondei. Hasil pemetaan spasial dihasilkan berdasarkan pada beberapa unsur interpretasi visual seperti pola, bentuk, tekstur lokasi dan asosiasi. Hasil analisis interpretasi citra visual on screen menunjukan bahwa pemetaan spasial lahan perkebunan kelapa di Desa Tondei memiliki luas sebesar 210,88 Ha, luas perkebunan campuran 148,54 Ha, semak belukar 78,93 Ha, dan lahan terbuka 92,36 Ha.
Referensi
BPS. 2020. Kecamatan Motoling Dalam Angka. Minsel: Badan Pusat Statistik Kabupaten Minahasa Selatan.
Bujung, V. C. P., Maweikere, A. J. M., dan Baroleh, J. 2023. Partisipasi Kelompok Tani Hijau Lestari Dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian Di Desa Tondei Satu Kecamatan Motoling Barat Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosioekonomi Unsrat. 19(1), 307-314.
Khathab, M. 2023. Pemetaan Perkebunan Warga Desa Teluk Sungka Berbasis Webgis. Jurnal Karya Abdi LPPM UNISI. 4(1), 10-15.
Rahman, A., Sari, R. P., Prawira, D. 2023. Sistem Informasi Geografis Pemetaan Lahan Pertanian Dan Komoditi Hasil Panen Berbasis Website. Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi, 11(1), 83-91.
Sangadji, S., Mahulete, A. S., dan Marasabessy, D. A. 2022. Studi Produktivitas Tanaman Kelapa (Cocos nucifera L.) di Negara Tial Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Jurnal Agrohut, 13(2): 87-96.
Sanjoto, T. B. 2013. Perubahan kerapatan vegetasi daerah aliran sungai bodri berdasarkan interpretasi citra penginderaan jauh. Jurnal Geografi: Media Informasi Pengembangan dan Profesi Kegeografian, 10(2): 123-125.
Suherman, C., Palenewen, V. V. J., dan Mirah, A, D. P. 2016. Analisis Keuntungan Petani Kopra di Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. Agri-Sosioekonomi Unsrat. 12(3A), 135-146.
Tang, W., Hu, J., Zhang, H., Wu, P., dan He, H. 2015. Kappa coefficient: a popular measure of rater agreement. Shanghau Archives of Psychiatry. 27(1): 62-67.
Wahyuni, R. 2025. Implementasi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemetaan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam di Kawasan Pertanian. Journal of Human And Education (JAHE), 5(1), 545-550.
Wibowo, K. M. W. M., Kanedi, I., dan Jumadi, J. 2015. Sistem Informasi Geografis (SIG) Menentukan Lokasi Pertambangan Batu Bara di Provinsi Bengkulu Berbasis Website. Jurnal Media Infotama, 11(1): 51-60.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Stevenly Merentek, Dedie Tooy, Sandra Pakasi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Journal Template

