Strategi Usaha Peternakan Sapi Potong Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Peternak Di Desa Watudambo

Authors

  • I.K.F. Nelwan Universitas Sam Ratulangi
  • S.O.B. Lombogia
  • G.D. Lenzun

DOI:

https://doi.org/10.35792/zot.46.2.2026.68809

Abstract

Peternakan sapi potong merupakan salah satu subsektor pertanian yang memiliki peran penting dalam penyediaan pangan sumber protein hewani, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penciptaan lapangan kerja. Seiring meningkatnya kebutuhan daging sapi di Indonesia, usaha peternakan sapi potong memiliki peluang yang besar untuk terus dikembangkan. Namun, keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan peternak dalam mengelola usaha, tetapi juga dipengaruhi oleh berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat mendukung maupun menghambat perkembangan usaha.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kondisi usaha peternakan sapi potong yang dijalankan oleh peternak di Desa Watudambo, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT yang didukung oleh Matriks IFAS, EFAS, dan Matriks Internal-Eksternal (IE). Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran kuesioner kepada peternak sapi potong sebagai responden penelitian.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha peternakan sapi potong di Desa Watudambo memiliki beberapa kekuatan utama, yaitu ketersediaan hijauan pakan ternak yang mencukupi, pengalaman beternak yang cukup baik, tersedianya tenaga kerja keluarga, serta jumlah ternak yang mendukung pengembangan usaha. Di sisi lain, usaha peternakan masih menghadapi beberapa kelemahan seperti keterbatasan modal, sistem pemeliharaan yang masih sederhana, pencatatan usaha yang belum dilakukan secara teratur, serta keterbatasan pengetahuan mengenai teknologi peternakan.

Dari aspek eksternal, usaha peternakan sapi potong memiliki peluang yang cukup besar untuk berkembang. Peluang tersebut meliputi meningkatnya permintaan pasar terhadap sapi potong, tingginya harga jual sapi, adanya program bantuan pemerintah, serta kemudahan akses informasi yang dapat dimanfaatkan oleh peternak. Namun demikian, terdapat beberapa ancaman yang perlu diperhatikan, seperti penyakit ternak, perubahan cuaca yang tidak menentu, kenaikan harga pakan tambahan, dan alih fungsi lahan yang dapat memengaruhi keberlanjutan usaha.

Hasil analisis Matriks IFAS menunjukkan total skor sebesar 2,89, yang mengindikasikan bahwa faktor kekuatan lebih dominan dibandingkan kelemahan. Sementara itu, hasil analisis Matriks EFAS menghasilkan total skor sebesar 3,16, yang menunjukkan bahwa peluang yang tersedia lebih besar dibandingkan ancaman yang dihadapi. Berdasarkan kedua nilai tersebut, posisi usaha peternakan sapi potong di Desa Watudambo berada pada Sel II Matriks IE, yaitu kategori Grow and Build (Tumbuh dan Membangun). Posisi ini menunjukkan bahwa usaha peternakan memiliki kondisi internal yang cukup baik dan didukung oleh peluang eksternal yang tinggi sehingga layak untuk dikembangkan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang menjadi prioritas adalah Strategi SO (Strengths-Opportunities), yaitu strategi yang memanfaatkan kekuatan untuk merebut peluang yang tersedia. Strategi yang dapat diterapkan antara lain meningkatkan populasi ternak untuk memenuhi permintaan pasar, mengoptimalkan pemanfaatan hijauan pakan dan tenaga kerja keluarga, memanfaatkan program bantuan pemerintah untuk pengembangan usaha, serta meningkatkan kemampuan peternak melalui pelatihan dan penyuluhan.

Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa usaha peternakan sapi potong di Desa Watudambo memiliki prospek yang baik untuk dikembangkan. Dengan memanfaatkan kekuatan yang dimiliki dan peluang yang tersedia serta mengatasi berbagai kelemahan dan ancaman yang ada, usaha peternakan sapi potong dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan peternak di Desa Watudambo.

 

Kata kunci: Strategi, Sapi Potong, Kesejahteraan Peternak

Downloads

Published

2026-07-31

Issue

Section

Articles