Ambang Pendengaran Rerata pada Sopir Mikrolet Trayek Teling - Pusat Kota Manado

Authors

  • Indah Montolalu
  • Steward K. Mengko
  • Joshua Runtuwene

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v8i1.27008

Abstract

Abstract: Normal hearing has to be maintained by applying healthy life style, avoiding noise, as well as early detecting of hearing disorders. This study was aimed to obtain the average hearing thresholds of microbus drivers for public transportation in Manado, more specifically of Teling-downtown route. This was an observational and descriptive study with a cross-sectional design. Respondents were 66 microbus drivers; all were male. Data were obtained by performing audio-level test and ear examination on the respondents. The results showed that, of the right ear, 27 respondents had normal hearing; 32 respondents had mild hearing loss; and 7 respondents had moderate hearing loss. Of the left ear, 21 respondents had normal hearing; 39 respondents had mild hearing loss; and 6 respondents had moderate hearing loss. In conclusion, most of the microbus drivers had mild hearing loss.

Keywords: hearing threshold, microbus driver.

 

Abstrak: Kesehatan pendengaran perlu diperlihara dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menghindari pendengaran dari kebisingan, serta melakukan pemeriksaan atau deteksi dini terhadap adanya gangguan pendengaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh ambang pendengaran rerata pada sopir mikrolet trayek Teling - Pusat Kota Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif observasional dengan desain potong lintang. Responden penelitian sebanyak 66 orang sopir mikrolet; semuanya berjenis kelamin laki-laki. Data penelitian diper-oleh dengan melakukan pemeriksaan ambang pendengaran menggunakan audiometer serta pemeriksaan fisik telinga pada sopir mikrolet Trayek Teling-Pusat Kota Manado yang menjadi responden penelitian. Hasil penelitian mendapatkan derajat pendengaran pada telinga kanan sebagai berikut: pendengaran normal pada 27 responden; penurunan derajat ringan pada 32 responden; dan penurunan derajat sedang pada 7 responden. Untuk telinga kiri, yakni pen-dengaran normal pada 21 responden; penurunan derajat ringan pada 39 responden; dan penu-runan derajat sedang pada 6 responden. Simpulan penelitian ini ialah sebagian besar sopir mikrolet trayek Teling-Pusat Kota Manado mengalami penurunan pendengaran derajat ringan.

Kata kunci: ambang pendengaran, sopir mikrolet

Downloads

How to Cite

Montolalu, I., Mengko, S. K., & Runtuwene, J. (2019). Ambang Pendengaran Rerata pada Sopir Mikrolet Trayek Teling - Pusat Kota Manado. E-CliniC, 8(1). https://doi.org/10.35790/ecl.v8i1.27008

Issue

Section

Articles