Identification And Diversity Of Crab In Pondang And Lopana Beach Waters, South Minahasa

Bryan Gabriel Lepa, Darus Saadah J Paransa, Desy M. H Mantiri, Farnis B Boneka, Frans Lumoindong, Ferdinand F. Tilaar

Abstract


There are crab species that live in the forest and supratidal areas, on sandy, rocky, and muddy coastal areas. The aim of this research is to identify the morphology, of meristic crabs and the effect of the moon phase on species diversity. Sampling locations were on the coast of Pondang Village and Lopana Village, sampling using the roaming method and carried out at the two lowest low tide phases during the dead moon and full moon phases, during the lowest low tide crabs were generally found with walking legs. Based on the identification of the morphology of crabs found on the coast of Pondang Village and Lopana Village, East Amurang District, South Minahasa Regency, there are six species of them Ocypode ceratophthalmus (Stimpson, 1858), Grapsus albolineatus (Latreille in Milbert, 1892), Eriphia sebana (Shaw and Nodder, 1803), Atergatis floridus (Linnaeus, 1767), Pilumnus vespertilio (Fabricius, 1793), Episesarma mederi (Edwards, 1853). 

Keywords: Coastal; Habitat; Crabs; Morphology; meristic 

Abstrak

Terdapat jenis kepiting yang hidup di daerah hutan dan supratidal, di daerah pesisir pantai berpasir, berbatu dan berlumpur. Tujuan penelitian mengidentifikasi secara morfologi, meristik kepiting dan pengaruh fase bulan terhadap keanekaragaman spesies. Lokasi pengambilan sampel di pesisir pantai Kelurahan Pondang dan Desa Lopana, pengambilan sampel menggunakan metode jelajah serta dilakukan pada dua fase surut terendah saat fase bulan mati dan purnama, saat surut terendah umumnya dijumpai kepiting yang memiliki kaki jalan. Berdasarkan identifikasi morfologi kepiting yang ditemukan di pesisir pantai Kelurahan Pondang dan Desa Lopana, Kecamatan Amurang Timur, Kabupaten Minahasa Selatan, terdapat enam spesies antaranya Ocypode ceratophthalmus (Stimpson, 1858), Grapsus albolineatus (Latreille dalam Milbert,1892), Eriphia sebana (Shaw dan Nodder, 1803), Atergatis floridus  (Linnaeus, 1767), Pilumnus vespertilio (Fabricius, 1793), Episesarma mederi (Edwards, 1853). 

Kata Kunci : Pesisir; Habitat; Kepiting; Morfologi; Meristik


Keywords


Coastal; Habitat; Crabs; Morphology; meristic

Full Text:

PDF

References


Amin, F., Paransa, D. S. J., Ompi, M., Mantiri, D. M. H., Boneka, F. B., Kalesaran, O. 2021. Identifikasi Morfologi dan Keanekaragaman Kepiting Pada Timbunan Berbatu Di Pantai Pesisir Malalayang Dua Kota Manado. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. 10 Hal

Adha, M. 2015. Analisis Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla spp) Di Kawasan Mangrove Dukuh Senik, Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Skripsi. Jurusan Ilmu Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan Universitas Islam Negeri Walisongo. Hal 108.

Afrianto, E., Rivai, S. A. Liviawaty, E. Hamdhani, E. 1996. Kamus istilah perikanan. Kanisius. Yogyakarta. 148 Hal

Bengen, D. G. 1999. Pedoman Teknis Pengenalan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove. Bogor. Pusat Kajian Sumber Daya Pesisir dan Lautan, Institut Pertanian Bogor

Carpenter, K. E., dan V. H. Niem. 1998. The Living Marine Resources of Thre Western Central Pasific. Jurnal FAO Species Identification Guide For Fishery Purposes. Volume 2. Cephalopods, crustaceans, holothurians and sharks. 1396 Hal.

Colin, L. P., dan C. Arneson. 1995. Tropical Pasific Invertebrata. A field Guide to The Marine Invertebrata Occuring on Tropical Pasific Coral Reef Seagrass Beds and Mangroves. Beverly Hiils Californa. 296 Hal.

Durand, S, S. 2010. Studi Potensi Sumberdaya Alam Di Kawasan Pesisir Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Perikanan Dan Kelautan Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan. Vol. VI No. 1. 7 Hal

Freire, A. S., M. A. A. Pinheiro. H. Karam.Silva dan M. M. Teschima. 2011. Biology of Grapsus grapsus (LINNAEUS, 1758) (Brachyura, Grapsidae) in the Saint Peter and Saint Paul Archipelago, Equatorial Atlantic Ocean. Journal Helgon Mar Res. 65: 263-273 Hal.

Holthuis. 1968. Are There Poisonous Crabs. Crustaceana. 15 (2): 215- 222.

Irawan, H. 2015. Studi Pengaruh Siklus Bulan Terhadap Hasil Tangkapan Rajungan (Portunus pelagicus) diperairan Teluk banten,Serang. [Desertasi]. Program Pascasarjana. Universitas Terbuka. Jakarta. 181 Hal

Lalli, C. M., dan T. R. Parsons. 2006. Biological Oceanography an Introduction. Elsevier Butterworth Heinemann, Tokyo. 337 Hal.

Majidah. L. 2018. Analisis Morfometrik dan Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Kawasan Hutan Mangrove di Desa Banyuurip Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Jawa Timur. skripsi. Fakultas Sains dan Teknologi. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya. Hal 70

Majchacheep, S. 1989. Marine Animal of Thailand. Published By Prae Pittaya. Thailand. 270 Hal.

Ng, P. K. L. 1998. Crabs. In FAO Species Identification Guide for Fishery Purposes. (Carpenter, K.E & N. Volker eds.). The Living Marine Resources of the Western Central Pacific. Volume I. Food and Agriculture Organization, Rome. 1046- 1155.

Paransa, D. S. J., D. M. H Mantiri., C. Lumenta., M. Ompi., S. B. Pratasik., 2019 Morphological and Genetic Characteristics of Lightfoot Crab Grapsus albolineatus Latreille in Milbert, 1812 from Manado Bay, North Sulawesi. AACL Bioflux 12 (3): 804-811.

Poupin, J., and M. Juncker. 2010. A Guide To the Decapod Crustaceans of The South Pasific. Noumea, New Caledonia. 319 Hal.

Poore, G. C. B., 2004. Marine Decapode Crustacea of Southern Australia. A Guide To Indentification. CSIRO Publishing. Australia. 578 Hal.

Perwira, I, Y. Ulinuha, D. Titaheluw, F, G, O. 2012. Studi Karakteristik Jenis Dan Keragaman Fauna Pantai Berpasir, Berbatu, Dan Berlumpur Di Kawasan Pesisir Pantai Sanur Bali. Bidang Ilmu Biodiversity, Lingkungan Dan Sumberdaya Alam. 50 Hal.

Pratiwi, R. Anggraeni, P. Elfidasari, D. 2015. Sebaran Kepiting (Brachyura) Di Pulau Tikus Gugusan Pulau Pari Kepulauan Seribu. Jurusan Biologi Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Al Azhar Indonesia. 9 Hal

Pratiwi, E. P., Susilohadi. 2019. Kamuflase Dan Strategi Antipredasi Pada Kepiting Hantu Ocypode (Webner, 1795) Di Pantai Congot Kulonprogo Yogyakarta. Jurnal Biospecies. Vol 12. No 1. 8 Hal

Prianto, E., 2007. Peran Kepiting sebagai Spesies Kunci (Keystone Spesies) pada Ekosistem Mangrove. Prosiding Forum Perairan Umum Indonesia IV. Banyuasin: Balai Riset Perikanan Perairan Umum.

Rustikasari, I., Paransa, D. S. J., Kaligis, E. Y., Ompi, M., Pelle, W. E., Prastatik, S. B. 2021, Identifikasi Kepiting Secara Morfologi Di Daerah Pantai Pesisir Berbatu Di Teluk Manado. Jurnal Ilmiah Platax. 7 Hal.

Siriat, M., F, Rahmatia., Pattulloh. 2018. Komparasi Keanekaragaman dan Indeks Dominasi Fitoplankton Di Sungai Ciliwung Jakarta. Jurnal Kelautan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.




DOI: https://doi.org/10.35800/jip.v10i1.38004

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah Platax

ISSN: 2302-3589

Creative Commons License
Platax Scientific Journal under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Office at:

Faculty of Fisheries and Marine Science, Sam Ratulangi University, Manado 95115, Indonesia


 

Indexed by: