Eksplorasi model lingkar operasional pukat cincin KM. Velita di Perairan Manado Tua

Authors

DOI:

https://doi.org/10.35800/jitpt.7.2.2022.40151

Keywords:

Pukat cincin, model lingkaran, operasi penangkapan

Abstract

Pukat cincin merupakan alat tangkap ikan yang efektif menangkap ikan-ikan pelagis.  Untuk menunjang suksesnya operasi penangkapan perlu memperhatikan beberapa faktor pokok seperti: kelajuan melingkari gerombolan ikan, kelajuan tenggelam tali pemberat dan kelajuan menarik tali kolor. Faktor-faktor eksternal oceanografi seperti; arus, gelombang, dan cuaca juga perlu diperhatikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui model lingkar operasional pukat cincin KM. Velita, mengetahui kelajuan melingkari gerombolan ikan dan menentukan panjang jaring minimum.

Metode yang digunakan adalah metode deskriptif yaitu metode yang digunakan dalam meneliti suatu objek yang tujuannya untuk memberikan gambaran secara sistematis, faktual dan akurat tentang fakta, sifat serta hubungan fenomena dengan visualisasi model lingkaran operasional pukat cincin.

Pukat cincin KM Velita memiliki panjang jaring 328 m dan dalam 57,6 m, proses pengoperasiannya dimulai dari penurunan alat tangkap (setting) hingga penarikan alat tangkap (hauling). Alat bantu penangkapan yang digunakan yaitu rumpon, lampu dan winch atau mesin takal.

Dapat disimpulkan bahwa 1). model lingkaran jaring saat operasi penangkapan ikan tidak membentuk lingkaran sempurna karena kelajuan melingkar yang kurang dan adanya faktor oseanografi seperti gelombang, arus dan cuaca. 2). Kelajuan melingkari gerombolan ikan pukat cincin KM. Velita adalah 1,28 m/s dan radius melingkar jaring 52,22 m, kelajuan ini terlalu rendah untuk jaring dengan radius tersebut dan 3). Panjang jaring minimum yang sebaiknya digunakan KM. Velita untuk menangkap ikan dengan radius gerombolan ikan 5 m saat operasi dan jarak dari gerombolan ikan 49 m adalah 339,12 m.  Untuk panjang jaring yang ada yaitu 328 m maka jarak kapal dari perahu lampu saat mulai operasi adalah 37,22 m, sehingga ikan tidak dapat meloloskan diri.

Author Biographies

Anggriani Tangdipau, Universitas Sam Ratulangi

Program Study Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Fanny Silooy, Universitas Sam Ratulangi

Program Study Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

References

Ayodhyoa, A. (1972). Suatu Pengenalan Kapal Ikan. Bogor (ID): Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor.

Badan Pusat, Statistik. (2012). Perkembangan beberapa indikator utama sosial ekonomi Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Fridman, A. L. (1986). Calculation for Fishing Gear Design. London: FAO-Fishing News Books.

Nazir, M. (2003). Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia.

Subani dan Barus. (1998). Ilmu Kelautan; Pukat Cincin dan Teknik Penangkapan Ikan. Diuggah 29 November 2011. Dari http://karyatulisilmiah.com/pukat-cincin-purse-seine-dan-teknik-penangkap-ikan/.

Downloads

Published

18-07-2022

How to Cite

Tangdipau, A., & Silooy, F. (2022). Eksplorasi model lingkar operasional pukat cincin KM. Velita di Perairan Manado Tua. JURNAL ILMU DAN TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP, 7(2), 99–104. https://doi.org/10.35800/jitpt.7.2.2022.40151

Most read articles by the same author(s)

> >>