Toksin Laut Sebagai Lead Compound Dalam Pengembangan Obat: Kajian Literatur

Penulis

  • Maximilianus I. Onthony Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Febriani T. Kandow Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Rezeky A. Gobel Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Solagratia A. E. Rawung Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Agustina Monalisa Tangapo Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35799/bioreact.v1i1.66596

Kata Kunci:

toksin laut, lead compound, analgesik, antitumor, kemoinformatika

Abstrak

Laut sebagai ekosistem yang unik menjadi sumber toksin laut dengan struktur molekul spesifik yang potensial dikembangkan sebagai lead compound obat modern. Toksin seperti tetrodotoxin, saxitoxin, palytoxin, dan conotoxin memiliki mekanisme aksi selektif pada saluran ion dan reseptor saraf, memberikan efek terapeutik, misalnya analgesik dan antitumor. Metode yang digunakan adalah studi pustaka sistematis yang mengkaji potensi toksin dari spons laut, kerang beracun, dan kerucut laut sebagai kandidat obat yang efektif, aman, dan spesifik, dengan dukungan kemoinformatika untuk optimasi struktur molekul dan pengurangan risiko toksisitas. Tantangan etika dan keselamatan dalam pengambilan dan pemanfaatan toksin laut juga dibahas, termasuk konservasi ekosistem dan perlindungan masyarakat adat. Pengembangan toksin laut sebagai lead compound terbukti menjanjikan melalui contoh keberhasilan seperti ziconotide untuk nyeri kronis dan crambescidin sebagai antikanker. Kajian ini menyimpulkan bahwa toksin laut merupakan sumber inovatif dan strategis dalam riset obat, yang memerlukan pendekatan ilmiah terpadu, etis, dan berkelanjutan untuk mendukung kesehatan manusia tanpa merusak lingkungan.

Unduhan

Diterbitkan

2024-12-01

Cara Mengutip

Onthony, M. I., Kandow, F. T., Gobel, R. A., Rawung, S. A. E., & Tangapo, A. M. (2024). Toksin Laut Sebagai Lead Compound Dalam Pengembangan Obat: Kajian Literatur . Prosiding Seminar Nasional Biology Responding to Climate Threats (BIOREACT), 1(1), 84–90. https://doi.org/10.35799/bioreact.v1i1.66596