Prevalensi dan Manifestasi Klinis Skabies pada Anak di Pemukiman Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sumompo Kota Manado

Authors

  • Jessica Kangnihatu Universitas Sam Ratulangi
  • Greta J. P. Wahongan Universitas Sam Ratulangi
  • Janno B. B. Bernadus Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v13i3.62330

Abstract

Abstract: Scabies, an infectious skin disease caused by infestation of Sarcoptes scabiei var. hominis, is included in the neglected tropical disease category. It occurs more often in areas with poor sanitation condition and high population density. People living around Sumompo landfill has a risk of infection due to the close distance between residential areas and the final disposal site. This study aimed to describe the prevalence and clinical manifestations of scabies among children living around the Sumompo landfill, Manado, in 2024. This was a descriptive study with a cross-sectional design. Diagnosis was based on clinical manifestations if two of the four cardinal signs were found, namely pruritus nocturna, regarding the group, canalicular lesions typical for scabies found on the skin, and scabies mites found in the lesions. The results obtained that of a total of 54 respondents, 26 individuals (48%) showed two or more cardinal signs. Skin lesions were most often found between the fingers (76.9%). The majority of scabies sufferers were males (69.2%). In conclusion, the prevalence of scabies among children living around Sumompo landfill is relatively high, indicating the need for targeted public health interventions to improve sanitation and reduce disease transmission.

Keywords: scabies; Sarcoptes scabiei; prevalence; landfill

 

Abstrak: Skabies merupakan penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi tungau Sarcoptes scabiei var. hominis yang termasuk dalam kategori penyakit tropis terabaikan. Penyakit ini lebih sering terjadi di daerah dengan kondisi sanitasi buruk serta kepadatan penduduk tinggi. Penduduk sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Sumompo memiliki risiko infeksi akibat jarak yang dekat antara permukiman penduduk dan lokasi TPA. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan prevalensi skabies dan manifestasi klinis pada anak-anak yang tinggal di sekitar TPA Sumompo, Kota Manado tahun 2024. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Diagnosis berdasarkan manifestasi klinis bila ditemukan dua dari empat tanda kardinal yaitu pruritus nokturna, mengenai kelompok, ditemukan kanalikuli lesi khas skabies pada kulit, dan ditemukan tungau skabies pada lesi. Hasil penelitian mendapatkan dari total 54 responden, sebanyak 26 individu (48%) menunjukkan dua atau lebih tanda kardinal skabies. Lokasi lesi kulit yang paling sering ditemukan ialah di sela jari tangan (76,9%). Mayoritas penderita skabies ialah laki-laki (69,2%). Simpulan penelitian ini ialah prevalensi skabies di kalangan anak-anak yang tinggal di sekitar TPA Sumompo tergolong tinggi, yang menunjukkan perlunya intervensi kesehatan masyarakat yang terarah untuk meningkatkan sanitasi dan mengurangi penularan penyakit.

Kata kunci: skabies; Sarcoptes scabiei; prevalensi; tempat pembuangan akhir

Author Biographies

Jessica Kangnihatu, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Greta J. P. Wahongan, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Janno B. B. Bernadus, Universitas Sam Ratulangi

Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

Ararsa G, Merdassa E, Shibiru T, Etafa W. Prevalence of scabies and associated factors among children aged 5–14 years in Meta Robi District, Ethiopia. PLoS One. 2023;18(1):e0277912. Doi: 10.1371/journal.pone.0277912

Djuanda A, Suriadiredja A, Sudharmono A, Wiryadi B, Kurniati D, Novianto. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (7th ed). Menaldi SL, Bramono K, Indriatmi W, editors. Jakarta: Badan Penerbit FK UI; 2019.

Al-Dabbagh J, Younis R, Ismail N. The current available diagnostic tools and treatments of scabies and scabies variants: an updated narrative review. Medicine (United States). 2023;102(21):e33805. Doi: 10.1097/MD.0000000000033805

Gunardi KY, Sungkar S, Irawan Y, Widaty S, Cipto Mangunkusumo J. Level of evidence diagnosis skabies berdasarkan Oxford Centre for Evidence-Based Medicine. eJournal Kedokteran Indonesia. 2022; 10(3):276-83. Doi: 10.23886/ejki.10.224.276

Thompson R, Westbury S, Slape D. Paediatrics: how to manage scabies. Drugs Context. 2021:10:2020-12-3. Doi: 10.7573/dic.2020-12-3

Sharaf MS. Scabies: Immunopathogenesis and pathological changes. Parasitol Res. 2024;123(3):149. Doi: 10.1007/s00436-024-08173-6.

Zachawerus RC, Niode NJ, Kapantow MG. Prevalensi skabies pada warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tuminting Manado. Medical Scope Journal. 2024;6(2):223–7. Doi: 10.35790/msj.v6i2.53598

Fikri M, Wahongan GJP, Bernadus JBB, Tuda JSB. Prevalensi skabies pada santri laki-laki Pondok Pesantren Darul Istiqamah Manado tahun 2023. J Kedokt Kom Tropik. 2024;12(1):557-62. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/JKKT/article/view/53682

Aminah P. Hubungan tingkat pengetahuan dan praktik kebersihan diri dengan kejadian skabies pada pemulung di tempat pembuangan akhir (TPA) Bakung Bandar Lampung. 2015. Available from: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/7001

Bancin M, Kurniawan R, Martafari C. Prevalensi penderita skabies di Poli Kulit dan Kelamin RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh periode tahun 2016-2018. Jurnal Abdulyatama. 2020;2(1):20-8 Available from: http://jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/kandidat/article/view/598

Sinaga B. Karakteristik pasien skabies di RS UKI dengan konfirmasi hasil pemeriksaan Laboratorium Parasitologi FK UKI periode Januari 2014-Agustus 2019 [Skripsi]. Jakarta: Universitas Kristen Indonesia; 2020. Available from: http://repository.uki.ac.id/id/eprint/1428

Oktavia R, Effendi A, Eka S. Penelitian retrospektif pasien skabies berdasarkan faktor usia dan jenis kelamin di Poliklinik RS Pertamina Bintang Amin periode 02 Januari 2016 - 31 Desember 2018. ARTERI. 2021; 2(2):36-42. Doi: 10.37148/arteri.v2i2.144

Anggreni MDP, Indira E. Korelasi faktor prediposisi kejadian skabies pada anak-anak di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. E-Jurnal Medika. 2019;8(6). Available from: https://ojs.unud.ac.id/index.php/eum/article/view/51740

Callum J, McDiarmid D, Gao Y, Armstrong M, Iavro E, Steer A. Prevalence of scabies in Sanma Province, Vanuatu. Trans R Soc Trop Med Hyg. 2019;113(8):500-2. Doi: 10.1093/trstmh/trz045

WHO. Skabies [Internet]. 2020. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/scabies

Downloads

Published

2025-07-09

How to Cite

Kangnihatu, J., Wahongan, G. J. P., & Bernadus, J. B. B. (2025). Prevalensi dan Manifestasi Klinis Skabies pada Anak di Pemukiman Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sumompo Kota Manado . E-CliniC, 13(3), 392–396. https://doi.org/10.35790/ecl.v13i3.62330

Issue

Section

Articles