EVALUASI FAKTOR PENDORONG PELAKSANAAN KOORDINASI KOMUNITAS PARIWISATA DI INDONESIA
Abstract
The purpose of this study is to evaluate whether the supporting factors influence the implementation of coordination in tourism communities or organizations in Indonesia. Data collection was carried out by survey through distribution of questionnaires to respondents who were samples from the entire population. The data were analyzed using the Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) technique. The results of the data processing show that the supporting factors in the form of common goals and government attention has significant positive influence the implementation of coordination in the tourism community. The results of this study have implications that it is important for every individual in an organization or community to focus on goals and it is important for stakeholders, namely the government to pay more attention.
References
Alas, R., Übius, U., Lorents, P., & Matsak, E. (2017). Corporate Social Responsibility In European And Asian Countries. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Inovasi (JMBI) UNSRAT Vol. 4 No. 1
Anuraga, G., Sulistiyawan, E., & Munadhiroh, S. (2017). Structural Equation Modeling – Partial Least Square Untuk Pemodelan Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) Di Jawa Timur. Seminar Nasional Matematika dan Aplikasinya, 257–263.
Debrilianawati W., D., Saleh, C., & M. Hadi. (2013). Peran dan Koordinasi Antar Instansi dalam Pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan. Jurnal Administrasi Publik, 1(2), 174–180.
Hartono, A. (2016). Koordinasi antar Lembaga dan Stakeholder dalam Pengembangan Taman Bacaan Masyarakat (Studi Kasus: Taman Flora dan Taman Ekspresi di Kota Surabaya. Kebijakan dan Manajemen Publik, 4(3).
Juliawati, N. (2012). Koordinasi dan Usaha Koordinasi dalam Organisasi: Sebuah Kerangka Studi. Jurnal Administrasi Bisnis, 8(2), 177–192.
Latan, H., & Ghozali, I. (2012). Partial Least Square: Konsep, Teknik dan Aplikasi Menggunakan Program SmartPLS 2.0 M3. Semarang: Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.
Lovihan, L. J., B. Tewal., & Taroreh, R. N. (2018). Analisis Koordinasi dan Pengawasan serta Hubungannya dengan Kinerja Karyawan PT. Berkat Nikata Waya Lansot di Minahasa Utara. Jurnal EMBA, 6(4), 2378–2387.
Maulana, M. Y. (2018). Peran Generasi Pesona Indonesia dalam Pengembangan Pariwisata di Jawa Tengah dengan Perspektif Community Development. Journal of Politics and Government Studies, 7(4), 1–13.
Mojambo, G. A., Tulung, J. E., & Saerang, R. T. (2020). The Influence of Top Management Team (TMT) Characteristics Toward Indonesian Banks Financial Performance During the Digital Era (2014-2018). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 7(1).
Palendeng, F. O., & Bernarto, I. (2021). Pengaruh insentif finansial, insentif nonfinansial, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Gunung Maria Tomohon. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 8(3). https://doi.org/10.35794/jmbi.v8i3.35796
Safitri, A. H., Widianingsih, I., & Halimah, M. (2017). Koordinasi dalam Penanganan Gelandangan Pikotik Kota Bandung. Jurnal Administrasi Negara, 2(1), 10–20.
Sanusi, A., & Feriyana, W. (2019). Pengaruh Fungsi Koordinasi Terhadap Efektivitas Kerja Pegawai Seksi Pemberdayaan Masyarakat Desa/Kelurahan Pada Kantor Kecamatan Buay Pemaca Oku Selatan. Jurnal Signaling, 8(2), 69–77.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R & D. Bandung: ALFABETA.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: ALFABETA.
Supartha, W. gede, & Sintaasih, D. K. (2017). Pengantar perilaku Organisasi; Teori, kasus dan Aplikasi penelitian. Universitas Udayana. Retrieved from https://simdos.unud.ac.id/uploads/file_pendidikan_1_dir/b9ca64feeb1d962d5d06f51ea4d7577b.pdf




