Hubungan antara Pengetahuan dan Sikap dengan Tindakan Pencegahan Penyakit Rabies pada Masyarakat di Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur

Authors

  • Gloria Fraceli Monica Adrian S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi
  • Jeini Ester Nelwan S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi
  • Afnal Asrifuddin S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/am3nyf35

Abstract

Penyakit rabies merupakan jenis penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan terhadap manusia Menurut catatan World Health Organization (WHO). Berdasarkan data 5 tahun (2017 – 2021) yang diperoleh dari Kementrian Kesehatan RI terlihat bahwa jumlah kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) di Sulawesi Utara yaitu sebanyak 21.622 dengan lyssa (positif rabies dan mati) sebanyak 64 kasus dan menduduki peringkat 2 kasus lyssa terbanyak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan tindakan pencegahan penyakit rabies pada masyarakat di Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan observasional analitik dengan rancangan penelitian Cross sectional study (studi potong lintang). Waktu penelitian dilakukan pada bulan November sampai Desember 2024.Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kepala keluarga yang ada di Desa Rinondoran sebanyak 347 kepala keluarga dan untuk besar sampel ditentukan menggunakan rumus lemeshow dan mendapatkan hasil 45 sampel. Wawancara dilakukan terhadap masyarakat yang memelihara anjing menggunakan kuesioner yang sudah disiapkan. Analisis penelitian menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis Chi- Square diperoleh nilai p-velue untuk hubungan tingkat pengetahuan dengan tindakan pencegahan penyakit rabies adalah p = 0,004 , dan nilai p-velue untuk hubungan sikap dengan tindakan pencegahan penyakit rabies adalah p = 0,000.

Downloads

Published

2025-12-31