MAIN MENU
Ethical Clearance
Izin Etika Penelitian (Ethical Clearance)
Pernyataan Etika Penelitian
Penulis yang mengirimkan naskah ke Jurnal Kesehatan Masyarakat (KESMAS) diwajibkan untuk mematuhi standar tertinggi perilaku etis dalam penelitian. Hal ini mencakup kepastian bahwa studi yang dilakukan telah memenuhi prinsip-prinsip etika penelitian sebagaimana diatur dalam pedoman etika nasional/internasional serta kebijakan institusional yang relevan.
Secara khusus, penulis wajib:
- Memperoleh Kelayakan Etika (Ethical Clearance): Mengantongi persetujuan etika resmi dari Komisi Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) atau Institutional Review Board (IRB) yang berwenang sebelum memulai penelitian yang melibatkan subjek manusia, hewan coba, atau data medis/kesehatan yang sensitif.
- Persetujuan Setelah Penjelasan (Informed Consent): Memastikan adanya persetujuan tertulis dari seluruh partisipan/responden, setelah memberikan penjelasan lengkap mengenai tujuan, prosedur, potensi risiko, dan manfaat penelitian, di mana keikutsertaan bersifat sukarela.
- Kerahasiaan dan Anonimitas: Menjamin kerahasiaan identitas dan data pribadi partisipan, kecuali jika ada kesepakatan khusus secara eksplisit.
- Integritas Penelitian: Menghindari segala bentuk fabrikasi data, falsifikasi, maupun plagiarisme dalam seluruh proses penelitian dan penyusunan naskah.
- Pengungkapan Konflik Kepentingan: Mengungkapkan potensi konflik kepentingan yang dapat memengaruhi integritas atau interpretasi temuan penelitian.
- Transparansi Data: Mengikuti protokol yang tepat dalam pengelolaan data dan materi penelitian guna menjamin transparansi serta keterulangan (reproducibility) studi.
Tim Redaksi Jurnal KESMAS berhak meminta bukti dokumen persetujuan etika (ethical clearance certificate), formulir informed consent, atau dokumen pendukung etika lainnya selama proses penelaahan berlangsung. Ketidakmampuan dalam menyediakan bukti-bukti etika tersebut dapat menyebabkan naskah ditolak (rejected).
Dengan mengajukan naskah ke Jurnal Kesehatan Masyarakat (KESMAS), penulis menegaskan komitmen penuh mereka untuk menjunjung tinggi standar etika penelitian ini.