Gambaran Gambaran Status Gizi Pelajar di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dimembe
DOI:
https://doi.org/10.35790/xw8sf724Abstract
ABSTRAK
Status gizi siswa adalah hal utama dalam menciptakan generasi penerus bangsa. Status gizi menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hidup, status gizi normal tercapai apabila kebutuhan gizi terpenuhi. Dampak nutrisi yang sering terjadi pada remaja adalah anemia dan obesitas. Anemia dapat menyebabkan rasa lelah, lemah, dan kurangnya energi biasanya remaja perempuan mengalami anemia lebih sering daripada remaja laki-laki. Obesitas (kelebihan berat badan) adalah dampak yang sering terjadi pada remaja karena remaja cenderung lebih suka mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat dengan rendah nutrisi. Status gizi juga merupakan unsur penting dalam membentuk status kesehatan seseorang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan gambaran tentang status gizi siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Dimembe. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan dari 103 siswa menggunakan alat ukur antropometri yaitu timbangan injak (KRIS) dan Microtoise (GEA) dan Lembar Persetujuan Responden (Informed Consent). Analisis menggunakan Analisis Univariat untuk mendeskripsikan variabel penelitian yaitu Status Gizi Pelajar, dengan mengunakan pengukuran Indeks Masa Tubuh menurut Umur (IMT) Hasil yang di dapatkan 82% siswa memiliki status gizi yang baik (normal), tidak ada siswa yang sangat kekurangan gizi (severely thinnes), tidak ada siswa yang kekurangan gizi (thinnes), 10% mengalami kelebihan gizi (overweight), dan 8% di antaranya obesitas (obese).
Kata Kunci: IMT, Siswa, Status Gizi