Gambaran Prevalensi Tuberkulosis Paru di Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2020 – 2023

Authors

  • Enjela Junifer Lonteng
  • Oksfriani J. Sumampouw
  • Jootje M. L. Umboh

DOI:

https://doi.org/10.35790/zcnw7x78

Abstract

Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, yang menyerang paru-paru dan menyebar melalui udara saat penderita batuk, berbicara, atau bersin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran prevalensi TB Paru di Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2020-2023. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Selatan karena Minahasa Selatan merupakan kabupaten tertinggi kedua kasus di Sulawesi Utara dan angka prevalensi juga cenderung mengalami kenaikan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang dilaksanakan pada bulan Desember 2024 - Januari 2025 di Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan. Populasi Penelitian ini adalah seluruh data kejadian di Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2020-2023. Hasil yang didapati berdasarkan usia paling tinggi terjadi sebanyak 20% kasus ditemukan pada kategori usia 45-54 dengan 78 kasus pada tahun 2023, berdasarkan jenis kelamin kejadian TB Paru paling banyak ditemukan pada laki-laki jumlah tertinggi terjadi pada tahun 2023 sebanyak 263 kasus (66%), berdasarkan kecamatan kasus terbanyak terjadi pada tahun 2023 sebanyak 12% ditemukan di Kecamatan Tumpaan dengan 47 Kasus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kasus paling banyak terjadi pada kategori usia 15-65 tahun, berdasarkan jenis kelamin paling banyak ditemukan pada laki-laki, dan kecamatan dengan kasus tertinggi adalah Kecamatan Tumpaan.

Downloads

Published

2025-12-31