The Use Of Marine Sponge Crude Extract To Improve The Resistance Of Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) To Streptococcus agalactiae Infections

Authors

  • Shifa A. Schram
  • Reiny A. Tumbol
  • Reni L. Kreckhoff

DOI:

https://doi.org/10.35800/jip.7.2.2019.23723

Abstract

This study aims to examine the effect of the use of crude marine sponge extract on the resistance of streptococcus agalactiae infection in tilapia, Oreochromis niloticus, and to establish the effective dose of crude sponge extract in improving the immune system and the growth of the fish. The sponge used in the study was Cribrochalina sp. taken from Malalayang waters, Manado. The fish were taken from Freshwater Aquaculture Center, Tatelu. The fish were acclimatized for a week. After being acclimatized the fish were given feed added with sponge crude extract as a treatment with different concentrations of 20 g, 40 g and 60 g / Kg of feed for 14 days as much as 5% / body weight / day with the frequency of feeding twice a day at 10:00 am and at 5:00 p.m. After being treated, the fish was challenged with S. agalactiae. The data collected consisted of tilapia resistance, Total Leukocyte Count (TLC) as immune parameters and absolute growth. The results showed that the addition of crude extracts of Cribrochalina sp. into feed can increase TLC and growth of tilapia (p <0.05). The best results were achieved in fish fed with the addition of sponge crude extract of 40 g/kg feed. The survival rate of tilapia fed with treatment diet then challenged with pathogenic bacteria S. agalactiae showed the best results (100% survival rate) compared to controls (75%). In conclusion, feeding with a crude extract of Cribrochalina sp. has the potential to increase the immune system and growth of tilapia.

Keywords: Crude Extract, Marine Sponges, Cribrochalina sp., Tilapia, Resistance, Streptococcus agalactiae

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan ekstrak kasar spons laut terhadap resistensi ikan nila dalam menghadapi serangan Streptococcus agalactiae, mengidentifikasi spons yang digunakan, serta mengukur pengaruh serta menetapkan dosis pemberian ekstrak kasar spons untuk meningkatkan sistem imun dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan ikan nila. Spons yang digunakan dalam penelitian adalah spons Cribrochalina sp. yang diambil dari perairan Malalayang. Ikan uji diambil dari Balai Budidaya Air Tawar Tatelu, Provinsi Sulawesi Utara. Ikan diaklimatisasi selama seminggu. Setelah diaklimatisasi ikan diberi pakan yang ditambahkan dengan ekstrak kasar spons sebagai perlakuan dengan konsentrasi berbeda yaitu 0 g, 20 g, 40 g dan 60 g/kg pakan selama 14 hari sebanyak 5%/berat tubuh/hari dengan frekuensi pemberian pakan dua kali sehari yaitu jam 10.00 pagi dan jam 17.00 sore. Setelah diberi perlakuan, ikan diuji tantang dengan bakteri S. agalactiae. Data yang dikumpulkan terdiri dari kelangsunganhidup ikan nila. Total leukosit sebagai parameter imun dan pertumbuhan mutlak. Hasil penelitian mendapatkan bahwa penambahan ekstrak kasar spons Cribrochalina sp. ke dalam pakan mampu meningkatkan total leukosit dan pertumbuhan ikan nila (p<0.05). Dimana hasil terbaik dicapai pada ikan yang diberi pakan dengan penambahan ekstrak kasar spons sebanyak 40 g/kg pakan. Kelangsungan hidup ikan nila yang diberi pakan perlakuan yang diuji tantang dengan bakteri patogen menunjukkan hasil yang paling baik (tingkat kelangsungan hidup 100%) dibandingkan dengan kontrol (75%). Sebagai kesimpulan bahwa pemberian pakan dengan ekstrak kasar spons Cribrochalina sp. berpotensi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan pertumbuhan pada ikan nila.

Kata Kunci: Ekstrak kasar, Spons laut, Cribrochalina sp., Tilapia, Resistensi, Streptococcus agalactiae

Downloads

Published

2019-07-02

How to Cite

Schram, S. A., Tumbol, R. A., & Kreckhoff, R. L. (2019). The Use Of Marine Sponge Crude Extract To Improve The Resistance Of Tilapia Fish (Oreochromis niloticus) To Streptococcus agalactiae Infections. Jurnal Ilmiah Platax, 7(2), 347–357. https://doi.org/10.35800/jip.7.2.2019.23723

Most read articles by the same author(s)