Sustainable Utilization of the Mangrove Ecosystem in Mantehage Island, Wori District, North Minahasa Regency, North Sulawesi Province
DOI:
https://doi.org/10.35800/jip.v13i2.63677Keywords:
mangrove ecosystem, sustainable utilization, community empowermentAbstract
Mangrove ecosystems provide essential ecological, economic, and social services, yet they continue to face severe degradation due to coastal development, land conversion, and limited community awareness. This community service project was carried out in a coastal village with significant mangrove potential to promote an integrated and sustainable mangrove-based ecotourism model. The methods applied included socialization and environmental education, community training and empowerment, development of eco-friendly ecotourism infrastructure, and a collaborative multi-stakeholder approach. The results showed an increase in community awareness of mangrove conservation, diversification of local livelihoods through tourism services and mangrove-based products, and the establishment of basic infrastructure such as a 300-meter mangrove boardwalk, information boards, and bird-watching gazebos. Furthermore, a local forum was formed to ensure participatory management involving village authorities, community groups, and external partners. This initiative has demonstrated that integrated mangrove ecotourism development not only enhances environmental conservation but also improves local economic opportunities and strengthens social cohesion. The model is recommended for replication in other coastal areas with appropriate local adaptation, supported by continuous promotion, policy integration, and capacity-building efforts.
Keywords: mangrove ecosystem, sustainable utilization, community empowerment, ecotourism development, North Sulawesi
Abstrak
Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menyediakan jasa ekosistem yang mencakup aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Namun, tekanan akibat pembangunan pesisir, konversi lahan, serta rendahnya kesadaran masyarakat telah menyebabkan degradasi mangrove yang signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di salah satu desa pesisir dengan potensi mangrove yang besar, dengan tujuan mengembangkan model ekowisata mangrove terpadu dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi dan edukasi lingkungan, pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, pembangunan infrastruktur ekowisata ramah lingkungan, serta pendekatan kolaboratif multi-pihak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap konservasi mangrove, diversifikasi sumber mata pencaharian melalui jasa wisata dan produk olahan mangrove, serta pembangunan infrastruktur dasar berupa jalur tracking mangrove sepanjang 300 meter, papan informasi, dan gazebo pengamatan burung. Selain itu, terbentuk forum lokal sebagai wadah pengelolaan partisipatif antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, dan mitra eksternal. Inisiatif ini membuktikan bahwa pengembangan ekowisata mangrove terpadu mampu memperkuat konservasi lingkungan, meningkatkan peluang ekonomi lokal, dan mempererat kohesi sosial. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di kawasan pesisir lain dengan adaptasi sesuai kondisi lokal, disertai promosi berkelanjutan, integrasi kebijakan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Kata Kunci: ekosistem mangrove, pemanfaatan lestari, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekowisata, Sulawesi Utara
References
Ali, H., Arsyad, M., Aslan, A., & Ahmad, N. M. (2025). Enhancing environmental education on Mangroves and climate change to achieve SDG 13 in coastal communities of South Sulawesi, Indonesia. International Journal of Education and Literacy Studies, 13(2), 1-13. https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.13n.2p.1
Alongi, D. M. (2012). Carbon sequestration in mangrove forests. Carbon Management, 3(3), 313–322. https://doi.org/10.4155/cmt.12.20
Andaki, V. E., Salaki, T. M., & Kairupan, S. F. S. (2023). Adaptasi “New Normal” pada Kegiatan Ekowisata Bahari dan Pengaruhnya pada Kesejahteraan Masyarakat Pesisir di Kecamatan Likupang Barat Kabupaten Minahasa Utara. Platax: Jurnal Ilmu Kelautan dan Pesisir, 11(2), 162-171. https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/platax/article/download/46413/41617
Budiati, M., Budiyanto, B., & Setiawan, I. (2025). Increasing production capacity through diversification of mangrove processing by coastal communities. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Merdeka Malang, 2(1), 1-10. https://jurnal.unmer.ac.id/index.php/jpkm/article/view/14045
Faqih, S., Kusuma, K., & Nugraha, S. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kerusakan Ekosistem Mangrove di Pesisir Jakarta Utara. Jurnal Kelautan, 13(2), 121-130. https://doi.org/10.21107/jk.v13i2.7915
Fitria, E., & Dwiyanoto, R. (2021). Peran Ekosistem Mangrove dalam Perekonomian Masyarakat Pesisir: Tinjauan Ekonomi. Jurnal Ekonomi Lingkungan, 12(1), 45-56. https://doi.org/10.21009/JEL.v12i1.18991
Giri, C., Ochieng, E., & Lovett, K. (2011). Status and distribution of mangrove forests of the world using earth observation satellite data. Global Ecology and Biogeography, 20(1), 154–159. https://doi.org/10.1111/j.1466-8238.2010.00584.x
Gomez, A. L. (2025). Community Engagement in Mangrove Stewardship: A Case Study from Southeast Asia. International Journal of Biological Science, 2(1), 1-10. https://www.academicpublishers.org/journals/index.php/ijbs/article/view/5981
Hirmawan, F., Mulyani, S., & Lestari, Y. (2020). Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove di Kawasan Pesisir Desa Segarajaya, Karawang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 10(2), 220-230. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/pasirlaut/article/view/33693/0
Moha, F. F., Salaki, T. M., & Runtuwene, L. (2022). Analisis Ancaman dan Kerusakan Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir Teluk Buyat, Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan, 10(1), 78-87. https://doi.org/10.37050/jilp.v10i1.1578
Nurrachmi, I., Nurhayati, E., & Purnomo, P. (2019). Kesadaran lingkungan dan pendidikan mangrove kepada pelajar dan masyarakat di desa sepahat, riau. Jurnal Ilmu Lingkungan, 17(2), 235-244. https://media.neliti.com/media/publications/325834-kesadaran-lingkungan-dan-pendidikan-mang-d0bcdb99.pdf
Rahmat, A., & Mirnawati. (2020). Model Participation Action Research (PAR) dalam Pemberdayaan Masyarakat Pesisir. Jurnal Aksara, 3(2), 12-21. https://ejurnal.pps.ung.ac.id/index.php/Aksara/article/view/198
Ramena, T., Wijaya, B., & Mangkudun, S. (2020). Kajian Valuasi Ekonomi Ekosistem Mangrove sebagai Sumberdaya Hayati di Kabupaten Gorontalo Utara. Jurnal Sumberdaya Kelautan dan Perikanan, 10(1), 60-70. https://doi.org/10.37050/jilp.v10i1.1578
Rubama, R., Yanti, S., & Lestari, H. P. (2023). Analisis Ekologis Mangrove dan Potensinya untuk Pengembangan Ekowisata di Pesisir Sumatera Selatan. Jurnal Lingkungan Pesisir, 15(1), 89-100. https://doi.org/10.21107/jlp.v15i1.2389
Safitri, A., Fadhillah, H., & Handayani, D. (2024). Metode Fun-Counseling Dan Outbound Sebagai Upaya Peningkatan Keberhasilan Program Pengabdian Masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(1), 12-20. https://journal.unnes.ac.id/journals/vh/article/download/15749/2016/46998
Setiyaningrum, H., Raharjo, P., & Suparman, S. (2020). Pengelolaan Edu-Wisata Mangrove Berbasis Masyarakat di Desa Gedangan, Kecamatan Rembang. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 21-30. https://jurnal.ugm.ac.id/mgi/article/view/47341
Siswadi, S., & Syaifuddin, A. S. (2024). Penelitian Tindakan Partisipatif (Participatory Action Research) Berbasis Komunitas Sebagai Metode Pemberdayaan. Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Ummul Qura, 10(1), 1-10. https://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/UQ/article/download/1174/792
Suhana, S., Budiyanto, S., & Setiawan, I. (2025). Strategi Diversifikasi Usaha Perikanan untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat Pesisir. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Perikanan, 15(1), 1-12. https://ejournal.utmj.ac.id/jelawat/article/download/910/523
Susilawati, N., Wibowo, W., & Anggara, J. (2023). Optimalisasi Potensi Ekowisata Mangrove sebagai Strategi Konservasi dan Peningkatan Ekonomi Lokal di Karawang. Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, 13(2), 221-230. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalppt/article/download/49760/27614/
Utomo, D. P., Pratomo, M., & Pulungan, P. (2023). Ekowisata Mangrove Berbasis Masyarakat: Kasus di Pesisir Sumatera Utara. Jurnal Pariwisata, 11(1), 45-58. https://journal.poltekpar-nhi.ac.id/index.php/mp/article/download/1393/351/
Utomo, P. W., Hadi, S. M., & Siregar, A. M. (2024). Peran Ekosistem Mangrove sebagai Mitigasi Perubahan Iklim di Kawasan Pesisir Kabupaten Boalemo. Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan, 10(1), 60-70. https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/jjurp/article/download/20031/pdf
Walters, B. B., Rönnbäck, P., Kovacs, J. M., Crona, B., Hussain, S. A., Badola, R., ... & Dahdouh-Guebas, F. (2008). Ethnobiology, socio-economics and management of mangrove forests: A review. Aquatic Botany, 89(2), 220–236. https://doi.org/10.1016/j.aquabot.2008.02.009
Wantu, D., Surbakti, Y. W., & Pratiwi, D. (2022). Potensi Ekowisata Bahari dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Bahoi Minahasa Utara. Jurnal Pariwisata, 14(2), 1-10. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jpt/article/view/45920/41235
Wibisono, S., Supriadi, A., & Budiman, A. (2023). Community-based mangrove management in Berau Regency. International Journal of Environmental Science, 12(2), 1-12. https://www.researchgate.net/publication/372012260_Community-based_mangrove_management_in_Berau_Regency.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Joshian Nicolas William Schaduw

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
COPYRIGHT
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors hold their copyright and grant this journal the privilege of first publication, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that permits others to impart the work with an acknowledgment of the work's origin and initial publication by this journal.
Authors can enter into separate or additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (for example, post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its underlying publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (for example, in institutional repositories or on their website) as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).


































