PERAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PREFERENSI POLITIK MASYARAKAT DESA TUMARATAS DALAM PEMILIHAN UMUM PRESIDEN DAN WAKIL PRESIDEN TAHUN 2024
DOI:
https://doi.org/10.35797/jp.v13i2.57638Abstract
ABSTRAK
Artikel ini mengkaji peran media sosial dalam memengaruhi preferensi politik di tengah Pemilihan Umum 2024. Dengan pendekatan kualitatif, studi ini mendalami bagaimana media sosial telah mengubah akses dan interaksi masyarakat terhadap informasi politik, yang pada gilirannya mempengaruhi pilihan politik mereka. Data diperoleh melalui wawancara dan analisis dokumen, kemudian diolah melalui teknik reduksi data dan pemetaan konseptual untuk mencapai pemahaman yang mendalam. Temuan menunjukkan bahwa media sosial merupakan instrumen kunci dalam penyebaran informasi politik, mempercepat akses dan memperluas jangkauan partisipasi publik. Meski demikian, aspek negatif seperti disinformasi, polarisasi, dan manipulasi opini tetap menjadi tantangan signifikan. Hal ini menekankan pentingnya literasi digital dan pengawasan yang cermat untuk mengelola dampak media sosial dalam proses politik.
Penelitian ini merekomendasikan upaya peningkatan literasi digital yang terfokus, serta kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah lokal dan platform digital untuk memastikan integritas informasi. Selain itu, penting untuk mendorong interaksi politik yang lebih berimbang dan sehat melalui jaringan sosial yang didukung oleh informasi yang kredibel.
Kata Kunci: Media Sosial; Preferensi Politik; Pemilihan Umum 2024
ABSTRACT
This article examines the role of social media in shaping political preferences during the 2024 General Election. Utilizing a qualitative approach, the research explores how social media has transformed access to and interaction with political information, subsequently influencing political choices. Data were gathered through interviews and document analysis, then processed using data reduction and conceptual mapping techniques to achieve in-depth understanding. Findings indicate that social media serves as a pivotal tool in disseminating political information, accelerating access, and broadening public participation. However, negative aspects such as disinformation, polarization, and opinion manipulation remain significant challenges. This underscores the importance of digital literacy and careful oversight to manage the impact of social media in the political process. The study recommends focused efforts to enhance digital literacy and foster closer collaboration between local governments and digital platforms to ensure the integrity of information. Additionally, it is crucial to promote more balanced and healthy political interactions through social networks supported by credible information.
Keywords: Social media, political preferences, 2024 General Election

