Evaluasi Kinerja Usahatani Konservasi di Hulu DAS Poigar: Studi Kasus Wilayah Kecamatan Modoinding
DOI:
https://doi.org/10.35791/sil.v4i3.63735Abstract
Kecamatan Modoinding merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Minahasa Selatan yang berada di Hulu DAS Poigar, dimana sektor pertanian memiliki peran besar terhadap perekonomian masyarakat. Masyarakat lebih memilih mengusahakan lahan berlereng untuk budidaya tanaman sayuran. Praktik tersebut dapat meningkatkan laju erosi dan meningkatkan sedimen di sungai apabila tidak disertai penerapan teknik konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja usahatani konservasi yang telah dilaksanakan di Hulu DAS Poigar studi kasus wilayah Kecamatan Modoinding. Penilaian kinerja usahatani konservasi menggunakan metode pembobotan pada perlakukan mekanis dan perlakuan vegetatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja usahatani konservasi di kecamatan Modoinding yang dilakukan melalui perlakuan mekanis dan vegetatif secara agregatif bernilai cukup memadai sebesar 89,93%, memadai sebesar 12,50% dan kurang memadai sebesar 3,57%. Kinerja usahatani bernilai cukup memadai dan kurang memadai disebabkan perlakuan vegetatif pada parameter komposisi tanaman permanen terhadap tanaman semusim memiliki nilai minimum pada sebagian besar usahatani, Hal tersebut menunjukkan bahwa kinerja usahatani konservasi di Kecamatan Modoinding perlu perbaikan pada perlakuan vegetatif.
Published
License
Copyright (c) 2026 Woro Kusumaningrum, Hengki D. Walangitan, Maria Y.M.A. Sumakud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with Silvarum agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution - Share Alike License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.

