Kualitas Lada (Piper nigrum L.) Malonan 1 Terhadap Penggantian Air Perendaman

Penulis

  • Dicky Aditya Warman Program Studi Teknologi Pangan, Universitas Terbuka
  • Nur Rizqi Bariroh Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia
  • Dhyani Nastiti Purwantiningdyah Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35791/jteta.v17i1.65840

Kata Kunci:

Kualitas, Lada Putih, Malonan I, Perendaman, Penggantian Air

Abstrak

Kalimantan Timur merupakan provinsi yang terkenal akan produksi lada putihnya. Penanganan pasca panen lada putih di tingkat petani Kaltim adalah dengan melakukan perendaman biji lada sungai-sungai kecil. Permasalahannya adalah kurangnya sungai kecil yang ada di Kaltim dan biasanya kondisi air di sungai kurang bersih. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah melakukan perendaman biji lada putih dengan penggantian air perendaman. Penelitian ini dilaksanakan di laboratorium pengujian BPSIP Kaltim pada bulan Mei tahun 2023. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), 6 perlakuan 3 ulangan, dimana P0 = tidak ada penggantian air, P1 = penggantian air setiap 24 jam, P2 = penggantian air 48 jam, P3 = penggantian air setiap 72 jam, P4 = penggantian air setiap 96 jam, P5 = penggantian air setiap 144 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian air perendaman setiap 48 jam memberikan hasil yang paling baik untuk kadar air (P< 0.05%) yaitu 12,26%. Sedangkan hasil uji kadar biji enteng perlakuan penggantian air setiap 96 jam menunjukkan hasil terbaik yaitu 0,46% (P<0,05). Pada uji kadar benda asing di dapatkan hasil 0,40% sampai 1,49% dan pada uji kadar lada kehitam-hitaman memiliki hasil 0,61% sampai 1,59%. Sedangkan dari uji warna menunjukkan bahwa penggantian air perendaman memberikan hasil lada putih yang lebih baik dibandingkan dengan perlakuan tanpa penggantian air perendaman. Penelitian menunjukkan bahwa penggantian air perendaman menghasilkan kualitas lada putih sesuai dengan mutu I dan II pada SNI 0004:2013.

Referensi

Anjani, N. C., Kusmiadi, R., & Inonu, I. 2023. Hubungan Penerapan GAP dan GHP dengan Mutu Lada Putih (Piper nigrum L.) di Kabupaten Bangka. Jurnal Agrikultura, 34(3), 463–467. https://doi.org/10.24198/agrikultura.v34i3.43151.

Ditjenbun. 2022. Statistik Perkebunan Non Unggulan Nasional 2020-2022. In Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.

Ditjenbun. 2024. Statistik Perkebunan Jilid I 2022-2024. In Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Repubilk Indonesia.

Kamila, K., Kusmiadi, R., & Aini, S. N. 2019. Pengaruh Penundaan Waktu Perendaman Dan Pelukaan Mekanis Terhadap Kualitas Lada Putih Muntok. Jurnal Bioindustri, 1(2), 213–228. https://doi.org/10.31326/jbio.v1i2.349.

Kusmiadi, R., Aini, S. N., & Nurkholis, N. 2017. Uji Analisis Tingkat Kematangan dan Metode Perendaman terhadap Aspek Fisik dan Kimia Lada Putih (Muntok White Pepper). AGROSAINSTEK: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 1(1), 39–48.

Purwanto, E. H. 2011. Harmonisasi Standar Mutu Lada Indonesia. Warta Puslitbang Perkebunan, 17(3), 1–7.

Rosani, O., Susanty, D., & Triyanto, A. 2016. Angka Kapang Dan Khamir Pada Lada Putih Asal Bangka. Jurnal Sains Natural, 5(2), 101–106. https://doi.org/10.31938/jsn.v5i2.260.

Sampepana, E., Rinaldi, A., Nurwidayati, T., & Saputro, S. H. 2020. Kadar Air, Piperin dan Minyak Atsiri Lada Produk UKM Samboja, UKM Bontang dan di Pasaran Samarinda. Jurnal Riset Teknologi Industri, 14(2), 275–283. https://doi.org/10.26578/jrti.v14i2.6672.

Suminarti, Khodijah, N. S., & Kusmiadi, R. 2021. Kajian Penggunaan Mikroorganisme Lokal (MOL) Lada Dan Penambahan Nutrisi Terhadap Kualitas Lada Putih (Muntok white pepper) Selama Perendaman 3 Hari. Seminar Nasional Fakultas Pertanian Universitas Samudra Ke-VI, 301–314.

Syakir, M., Hidayat, T., & Maya, R. 2017. Karakteristik Mutu Lada Putih Butiran dan Bubuk Yang Dihasilkan Melalui Pengolahan Semi Mekanis Di Tingkat Petani. Jurnal Penelitian Pascapanen Pertanian, 14(3), 134–143.

Usmiati, S., & Nurdjannah, N. 2006. Pengaruh lama perendaman dan cara pengeringan terhadap mutu lada putih. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 16(3), 91–98. http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnaltin/article/view/4249/2888

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29

Cara Mengutip

Warman, D. A., Bariroh, N. R. dan Purwantiningdyah, D. N. (2026) “Kualitas Lada (Piper nigrum L.) Malonan 1 Terhadap Penggantian Air Perendaman”, Jurnal Teknologi Pertanian (Agricultural Technology Journal), 17(1), hlm. 1–8. doi: 10.35791/jteta.v17i1.65840.