Hubungan Lama Berobat dan Keteraturan Berobat dengan Kadar HbA1c Pasien DM Tipe 2 di Poli Endokrin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado

Authors

  • Ridhel G. Sumakul
  • Karel Pandelaki
  • Frans E. N. Wantania

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v7i1.23540

Abstract

Abstract: Type 2 diabetes mellitus (T2DM) is caused due to insulin target cells fail or are unable to respond to insulin normally (insulin resistance). Acute or chronic complications can occur in DM patients. Complications of DM can be prevented by optimal control of glycemia, in this case, the concentration of blood glucose and HbA1c. Regularity in medication consumption is important to prevent the occurence of diabetic complications. This study was aimed to determine the relationship of the duration and the regularity of diabetes treatment with HbA1c levels in T2DM patients at Endocrinology Polyclinic at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado. This was a descriptive analytical study with a cross sectional design, using paients’ medical record data. There were 60 samples obtained by using purposive sampling technique. The results of Chi-Square test showed that there was no corelation between duration of treatment and HbA1c level (P=0.111) and there was no corelation between the regularity of treatment and HbA1c level (P=0.224). Conclusion: There was no relationship between the duration and regularity of treatment with HbA1c levels of T2DM patients in the Endocrinology Polyclinic at Prof. Dr. R. D. Kandou Hospital Manado.

Keywords: T2DM, duration of treatment, regularity of treatment, HbA1c

 

Abstrak: Diabetes melitus tipe 2 (DMT2) disebabkan karena sel-sel sasaran insulin gagal atau tak mampu merespon insulin secara normal (resistensi insulin). Komplikasi yang terjadi pada pasien DM dapat bersifat akut maupun kronis. Komplikasi DMT2 dapat dicegah dengan kontrol glikemia yang optimal yaitu terkendalinya konsentrasi glukosa dalam darah dan HbA1c. Keteraturan minum obat pada pasien DM merupakan hal penting dalam mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan lama berobat diabetes dan keteraturan berobat dengan kadar HbA1c pasien DMT2 di Poli Endokrin RSUP Prof . Dr. R. D. Kandou Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif analitik dengan desain potong lintang, menggunakan data rekam medik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 pasien. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan lama berobat DMT2 dengan kadar HbA1c (P=0,111). Juga tidak terdapat hubungan keteraturan berobat dengan kadar HbA1c (P=0,224). Simpulan: Tidak terdapat hubungan antara lama berobat dan keteraturan kunjungan berobat dengan kadar HbA1c pasien DM tipe 2 di Poli Endokrin RSUP Prof . Dr. R. D. Kandou Manado.

Kata kunci: DMT2, lama berobat, keteraturan berobat, HbA1c

Downloads

How to Cite

Sumakul, R. G., Pandelaki, K., & Wantania, F. E. N. (2019). Hubungan Lama Berobat dan Keteraturan Berobat dengan Kadar HbA1c Pasien DM Tipe 2 di Poli Endokrin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado. E-CliniC, 7(1). https://doi.org/10.35790/ecl.v7i1.23540

Issue

Section

Articles