PENGARUH WORKLIFE BALANCE DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA DI PT TELKOM INDONESIA WITEL SULUT MALUT
Kata Kunci:
Keseimbangan kerja, Lingkungan kerja, Kepuasan kerjaAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Worklife Balance dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja karyawan PT Telkom Indonesia Witel Sulut Malut. Metode kuantitatif digunakan dengan pendekatan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui analisis data kuesioner (angkat) dari 146 responden karyawan, kemudian diolah menggunakan software SmartPLS versi 4.1.1.1. Instrumen penelitian diukur menggunakan skala Likert 1-5. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa Worklife Balance berpengaruh Signifikan terhadap Kepuasan Kerja, (koefisien jalur sebesar 0,427; t-statistik = 4,814; p-value = 0,000) menunjukkan bahwa peningkatan Worklife Balance akan meningkatkan Kepuasan Kerja. Selanjutnya, Worklife Balance memengaruhi Lingkungan Kerja secara Kuat (koefisien jalur 0,791; t-statistik = 26,057; p-value = 0,000) menunjukkan Worklife Balance memiliki pengaruh sangat besar terhadap persepsi karyawan tentang Lingkungan Kerja. Kemudian ditemukan, Lingkungan Kerja berpengaruh positif terhadap Kepuasan Kerja (koefisien jalur 0,495; t-statistik = 5,526; p-value = 0,000) mengonfirmasi bahwa Lingkungan Kerja yang nyaman (fisik dan non-fisik) meningkatkan Kepuasan Kerja. Dari hasil penelitian diatas, ditemukan bahwa Worklife Balance dan Lingkungan Kerja berdampak signifikan terhadap Kepuasan Kerja.
Referensi
Luthans, F. (2006). Organizational Behavior: Tenth Edition, McGraw-Hill Companies,Inc. Vivin Andika Yuwono, Hekar Purwanti, Th Arie P dan Winong Rosari (Penerjemah) Perilaku Organisasi. Edisi Sepuluh, Penerbit Andi, Yogyakarta.
Ghozali, I. (2014). Structural Equation Modeling Metode Alternatif dengan Partial Least Squares (PLS). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work–family balance and quality of life. Journal of vocational behavior, 63(3), 510-531.
Greenhaus, J.H., & Allen, T.D. (2011). Work-family balance: A review and extension of the literature. In J.C. Quick & L.E. Tetrick (Eds.), Handbook of Occupational Health Psychology (2nd ed., pp. 165-183). American Psychological Association.
Rumawas, W. (2018). Manajemen Sumber Daya Manusia. Unsrat Press
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson.
Sedarmayanti. (2001). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: Mandar Maju.
Sutrisno, E. (2021). Pengaruh Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 5(2), 89-97.
Vyas, A., & Shrivastava, D. (2017). Factors Affecting Work Life Balance - A Review. Pacific Business Review International, 9(7), 194–200.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nur Aini Nuhun

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
