PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN PENGEMBANGAN KARIER SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

Penulis

  • Olivia Tanjung Airlangga University
  • Jun Surjanti Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.35794/jmbi.v10i2.50005

Abstrak

Kualitas karyawan bergantung pada manajemen karyawan. Pengembangan karir merupakan salah satu strategi pengelolaan karyawan. Untuk mendapatkan pengembangan karir yang efektif maka diperlukan keadilan prosedural dalam menentukan kegiatan pengembangan karir sehingga karyawan mendapatkan kepuasan kerja. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh keadilan prosedural terhadap kepuasan kerja. Dan peran pengembangan karir sebagai variabel intervening dalam pengaruh keadilan prosedural terhadap kepuasan kerja. Sampel dari penelitian ini adalah seluruh karyawan di bagian SDM yang berjumlah 34 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis metode alternatif Structural Equation Model Partial Least Square. Hasil penelitian menjelaskan bahwa fairness prosedural berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Keadilan prosedural berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengembangan karir. Pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Pengembangan karir memediasi pengaruh keadilan prosedural terhadap kepuasan kerja.

Referensi

Adekola, Bola. 2011. Career Planning and Career Management As Correlates For Career Development and Job Satisfaction A Case Study of Nigerian Bank Employees. Australian Journal of Business and Management Research, 1 (2): 100-112.

Bish et al.,. 2004. Career Development for Going Beyond The Call of Duty: Is It Perceived As Fair?. Career Development International 9 (4): 391-405.

Bernardin, H. John dan Joyce E. A. Russell. 1993. Human Resource Management: An Experiential Approach. New York: McGraw-Hill.

Cesinger, Beate. 2011. Career and Success: A Literature Review.

Colquitt et al.,. 2001. Justice at the Millennium: A Meta-Analytic Review of 25 Years of Organizational Justice Research.. Journal of Applied Psychology 86 (3): 425-445.

Colquitt et al.,. 2009. Organizational Behavior: Improving Performance and Commitment In The Workplace. New York: Mc Graw-Hill.

Crawshaw et al.,. 2010. Opportunity, Fair Process and Relationship Value: Career Development As A Driver of Proactive Work Behaviour. Human Resource Management Journal 22 (1): 1-38.

Decenzo, David A dan Stephen P. Robbins. 2007. Fundamentals of Human Resource Management. New York: John Wiley & Sons.

Elamin, Abdallah M. 2012. Perceived Organizational Justice and Work-related Attitudes: A Study of Saudi Employees. World Journal of Entrepreneurship, Management and Sustainable Development 8 (1): 71-88.

Greenberg, Jerald dan Baron, Robert A. 2008. Behavior In Organization. New Jersey: Pearson International Edition.

Hamman-Fisher, Desiree Ann. 2008. The Relationship Between Job Satisfaction and Organizational Justice Amongst Academic Employees In Agricultural Colleges In South Africa. Skripsi tidak diterbitkan. University of The Western Cape

Handoko, T. Hani. 2001. Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BPFE.

Javad, Shahina dan R. K. Premarajan. 2011. Effects of Distributive and Procedural Justice Perceptions on Managerial Pay and Job Satisfaction. The IUP Journal of Organizational Behavior 10 (3): 9-25.

Noe et al.,. 2010. Human Resource Management: Gaining A Competitive Advantage. New York: McGraw-Hill.

Pada, A. T., Malik, A. J., & Amelia, L. H. (2021). Pembelajaran dari Kaizen Event di Masa Pandemi Covid 19: Studi Kasus pada Toyota Kalla, Indonesia. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 8(3). https://doi.org/10.35794/jmbi.v8i3.36021

Rahayu, Eva Martha. 2011. Survei Accenture: Di Indonesia, Kebutuhan Peningkatan Diri, Arahan Karir, dan Regenerasi Mendominasi. (Online), (http://swa.co.id/listed-articles/survei-accenture-di-indonesia-kebutuhan-peningkatan-diri-arahan-karier-dan-regenerasi-mendominasi, diakses 22 November 2013)

Rhoades et al.,. 2001. Affective Commitment to the Organization: The Contribution of Perceived Organizational Support. Journal of Applied Psychology 86 (5): 825-836.

Robbins, Stephen P. 2003. Perilaku Organisasi. Jakarta: PT. Indeks.

Schultze, George dan Miller, Carol. 2004. The Search For Meaning and Career Development. Career Development International 9 (2): 142-152.

Septyawati, Nise. 2010. Analisis Pengembangan Karir Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Pada Kantor Pusat PT. Pos Indonesia (Persero) Bandung.

Soediro, M., & Nurbianto, A. T. (2021). Peranan Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Terhadap Penjualan Dan Kinerja Karyawan. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 8(3). https://doi.org/10.35794/jmbi.v8i3.36934

Soeprihanto, John. 2001. Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karyawan. Yogyakarta: BPFE.

Sulistyawan, Adi. 2010. Pengaruh Keadilan Prosedural dan Keadilan Distributif Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Perum Pegadaian di Surabaya. Skripsi tidak diterbitkan. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Widyanti dkk.,. 2004. Faktor-faktor Pengembangan Karir yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja Serta Pengaruhnya Terhadap Komitmen Karyawan Pada Organisasi (Studi Pada Bank BPD Kalimantan Selatan Kota Banjarmasin). Jurnal Aplikasi Manajemen 2 (1): 33-47.

Diterbitkan

2023-08-30

Cara Mengutip

Tanjung, O., & Surjanti, J. (2023). PENGARUH KEADILAN PROSEDURAL TERHADAP KEPUASAN KERJA DENGAN PENGEMBANGAN KARIER SEBAGAI VARIABEL INTERVENING. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 10(2), 1553–1563. https://doi.org/10.35794/jmbi.v10i2.50005