PENERAPAN E-GOVERNMENT DI BIDANG PELAYANAN PUBLIK PADA BIDANG PELAYANAN HUKUM KANWIL KEMENKUMHAM SULUT

Penulis

  • Patrick Fanny Waloni Universitas Terbuka
  • Obed Bida Universitas Terbuka
  • Ida Zubaidah Universitas Terbuka

DOI:

https://doi.org/10.35794/jmbi.v12i2.62254

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi E-Government dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Provinsi Sulawesi Utara. Berdasarkan tinjauan pustaka, E-Government memiliki potensi untuk mendorong efisiensi dalam administrasi, memperluas akses terhadap layanan publik, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan. Keberhasilan implementasi E-Government dipengaruhi oleh kesiapan infrastruktur teknologi informasi, komitmen dari pihak pemerintah, partisipasi aktif masyarakat, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa meskipun penerapan E-Government memberikan dampak positif, masih terdapat sejumlah kendala yang perlu diatasi, seperti kurangnya dukungan regulasi, keterbatasan anggaran, kebutuhan akan pengembangan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital masyarakat, serta kurangnya pelatihan berkelanjutan bagi aparatur negara. Oleh karena itu, studi ini merekomendasikan perlunya peningkatan investasi dalam hal regulasi pendukung, alokasi anggaran, pembangunan infrastruktur teknologi informasi, edukasi masyarakat, serta pelatihan berkesinambungan bagi pegawai. Selain itu, disarankan juga adanya perekrutan pegawai yang sesuai dengan kompetensi bidangnya, pelaksanaan evaluasi layanan publik secara berkala, dan penguatan kerja sama antara pemerintah daerah, akademisi, serta komunitas masyarakat di Sulawesi Utara. Implementasi dari rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas E-Government dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.

Referensi

Alas, R., Übius, U., Lorents, P., & Matsak, E. (2017). Corporate Social Responsibility In European And Asian Countries. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Inovasi (JMBI) UNSRAT Vol. 4 No. 1

Adrianto, Nico. Good e-Government: Transparansi dan Akuntabilitas Publik Melalui e-Government. Malang: Bayumedia Publishing 2007.

Ajib Rakhmanwanto, “Pengembangan Sistem Manajemen Aparatur Sipil Negara Berbasis Teknologi Informasi: Analisis Implementasi dan Hambatan”, Civil Services, Vol. 11, No. 2, November 2017.

Ariyani, P. F. (2013). Kajian kerangka kerja pemeringkatan e-government di tingkat kabupaten/kotamadya. Budi Luhur Information Technology, 10(1).

Aristyavani, Inadia, Siko Dian Siart Wijanto, Dia Herana Saputro. 2018. PR dan Disrupsi : Apa yang Harus Dilakukan Praktisi PR Menghadapi Perubahan Era Digital. Jakarta : Majalah PR Indonesia.

Bambang Irawan, “Studi Analisis Konsep E-government: Sebuah Paradigma Baru dalam Pelayanan Publik”, Jurnal Paradigma, Vol. 2, No. 1, April 2013.

Dien Novita, “Faktor-Faktor Penghambat Pengembangan E-government: Studi Kasus Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan”, Eksplora Informatika, Vol. 4, No. 1, September 2014.

E-Governnment Indonesia (PeGI), P. (2019). Pegi (pemeringkatan e-govenment Indonesia).

Fitriansyah, A., Budiarto, H., dan Santoso, J. (2013). Metode pemeringkatan egovernment indonesia (pegi) untuk audit tata kelola teknologi informasi. SESINDO 2013, 2013

Hardiansyah.2011.Kualitas Pelayanan Publik,Yogyakarta:Gaya Media

Indrajit, R. E. (2006). Electronic government: Konsep pelayanan publik berbasis internet dan teknologi informasi. Yogyakarta: Andi.

Karamoy, H., & Tulung, J. E. (2020). The Effect of Banking Risk on Indonesian Regional Development Bank. Banks and Bank Systems, 15(2), 130-137

Loura Hardjaloka, “Studi Penerapan E-Government di Indonesia dan Negara Lainnya sebagai Solusi Pemberantasan Korupsi di Sektor Publik”, Jurnal Rechsvinding, Volume 3, Nomor 3, Desember 2014.

Mahmoodi, R. K., dan Nojedeh, S. H. (2016). Investigating the effectiveness of e-government establishment in government organizations. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 230, 136–141.

Mochamad Ridwan Satya Nurhakim, “Implementasi E-government dalam Mewujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Sistem Pemerintahan Modern”, Jurnal Ilmu Administrasi, Volume XI, Nomor 2, Dsember 2014.

Mojambo, G. A., Tulung, J. E., & Saerang, R. T. (2020). The Influence of Top Management Team (TMT) Characteristics Toward Indonesian Banks Financial Performance During the Digital Era (2014-2018). JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 7(1).

M Kjaer & K Kinnerup (2002)Good governance: How does it relate to human right

Nasution. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Patton, Q. M. (1987). How to use qualitative methods in evaluation. Newsbury Park, London, New Dehli Sage Publications.

World Bank (1994), The E-Government Handbook for Developing Countries Yin, R.K. (2003). Case Study Research: Design and Methods. Sage. Thousand Oaks, California.

Peraturan Presiden Nomor 95 tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Perbasis Elektronik (SPBE).

Peraturan Pemerintah Nomor 1001 Tahun 2000 tentang Good Governance

Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

Undang-Undang Republik Indonesia No. 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik

Undang-Undang Republik Indonesia No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Anonim,

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Waloni, P. F., Bida, O., & Zubaidah, I. (2025). PENERAPAN E-GOVERNMENT DI BIDANG PELAYANAN PUBLIK PADA BIDANG PELAYANAN HUKUM KANWIL KEMENKUMHAM SULUT. JMBI UNSRAT (Jurnal Ilmiah Manajemen Bisnis Dan Inovasi Universitas Sam Ratulangi)., 12(2), 566–575. https://doi.org/10.35794/jmbi.v12i2.62254