PKM Aplikasi Teknologi Agen Hayati sebagai Solusi Pupuk Alternatif pada Lahan Tanaman Nilam Kelompok Tani Kecamatan Likupang
DOI:
https://doi.org/10.35801/tsss.v8i1.66740Keywords:
agen hayati, kelompok tani, nilam, TrichodermaAbstract
Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dan mengurangi keanekaragaman hayati di sekitar lahan pertanian. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah penerapan teknologi agen hayati, seperti Trichoderma sp., sebagai pupuk alternatif. Agen hayati dapat meningkatkan kesuburan tanah, menyediakan nutrisi bagi tanaman, dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Program ini juga memberikan pelatihan kepada kelompok tani tentang cara membuat dan mengaplikasikan agen hayati secara efektif. Selain itu, pendampingan dilakukan untuk memastikan aplikasi teknologi ini berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal. Manfaat dari program ini antara lain pengurangan biaya produksi karena petani tidak perlu membeli pupuk kimia dalam jumlah besar, peningkatan kualitas dan produktivitas tanaman nilam, serta pelestarian lingkungan melalui pertanian berkelanjutan. Dengan menggunakan agen hayati, petani dapat menghasilkan tanaman nilam yang lebih sehat dan berkualitas, sehingga meningkatkan nilai jual dan pendapatan mereka. Implementasi program dilakukan melalui pelatihan, demonstrasi lapangan, dan penyediaan bahan serta alat yang diperlukan. Untuk mendukung keberlanjutan program, evaluasi berkala dilaksanakan untuk menilai efektivitas program dan mengembangkan solusi lebih lanjut. Melalui program ini, Kelompok Tani Nilam Kecamatan Likupang dapat meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tanaman nilam, sekaligus berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan pupuk kimia dan menerapkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.
References
Anonim. (2009). Peta Lereng dan Peta Penggunaan Lahan. Bapeda Minut.
Bashan, Y. (1998). Inoculants of plant growth-promoting bacteria for use in agriculture. Biotechnology Advances. 16: 729-770.
Ji, S., An, Y., Zhang, H., Wang, Y., & Liu, Z. (2021). Trichoderma biofertilizer (mixTroTha) mediates Malus sieversii resistance to Alternaria alternata. Biological Control, 156, 104539.
Jeffries, P., Gianinazzi, S., Perotto, S., Turnau, K., & Barea, J.M. (2003). The contribution of arbuscular mycorrhizal fungi in sustainable maintenance of plant health and soil fertility. Biology and Fertility of Soils. 37: 1-16
Rodriguez, H., Fraga, R., Gonzalez, T., & Bashan, Y. (2006). Genetics of phosphate solubilization and its potential applications for improving plant growth-promoting bacteria. Plant and soil, 287(1-2), 15-21.
Rosman R, Emmyzar & Wahid, P. (1998). Karakteristik Lahan dan Iklim untuk Pewilayahan Pengembangan. Monograf Nilam. Balittro: 47-54.
Rodriguez, H., Fraga, R., Gonzalez, T., & Bashan, Y. (2006). Genetics of phosphate solubilization and its potential applications for improving plant growth-promoting bacteria. Plant and soil, 287(1-2), 15-21.
Shanmugavel, D., Rusyn, I., Solorza-Feria, O., & Kamaraj, S.K. (2023). Sustainable SMART fertilizers in agriculture systems: A review on fundamentals to in-field applications. Science of The Total Environment, 904, 166729.
Vessey, J.K. (2003). Plant growth promoting rhizobacteria as biofertilizers. Plant and Soil. 255: 571–586.
Wahyuno, D., D. Manohara, & Mulya, K. (2009). Peranan bahan organik pada pertumbuhan dan daya antagonisme Trichoderma harzianum dan pengaruhnya terhadap P. capsici pada tanaman lada. Jurnal Fitopatologi Indonesia. 7:76−82.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.




1.gif)