Kualitas sifat fisik dan organoleptik daging babi kukus yang menggunakan daun diwoka (Piper macropiper pennant) dengan level yang berbeda

Authors

  • A. Pratiwi Fakultas Peternakan Unsrat
  • C.K.M. Palar Fakultas Peternakan Unsrat
  • I. Wahyuni Fakultas Peternakan Unsrat
  • M. Tamasoleng Fakultas Peternakan Unsrat
  • S.E. Sakul Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35792/zot.45.2.2025.61416

Abstract

 

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperkenalkan kearifan lokal masakan dari Papua Pegunungan, Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data analisis menggunakan ANOVA, dan uji organoleptik menggunakan skala hedonic dengan 30 panelis. Apabila perlakuan berpengaruh nyata maka akan dilanjutkan dengan uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ). Adapun perlakuannya P0 : Tanpa menggunakan daun diwoka; P1: menggunakan daun diwoka 5%; P2 : Menggunakan daun diwoka 10%; P3 : Menggunakan daun diwoka 15%; P4 : menggunakan daun diwoka 20%. Variabel yang diukur adalah pH, Daya Ikat Air, Susut Masak, dan kualitas sensoris (warna, aroma, tekstur, dan rasa). Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa daging babi kukus yang menggunakan daun diwoka (Piper macropiper pennant) dengan level 20% memberikan kualitas dari pH, daya ikat air, susut masak, warna, aroma, teskstur dan rasa yang baik.

Kata kunci : sifat fisik, organoleptik, daging babi, kearifan lokal, daun diwoka

 

 

Downloads

Published

2025-07-15

Issue

Section

Articles