Produktivitas lahan tumpangsari Indingofera zollingeriana dan Peninsetum purpureum cv Thailand di areal perkebunan kelapa pada jarak tanam berbeda

Authors

  • A. wenda Universita Sam Ratulangi Manado
  • M.M. Telleng Universitas Sam Ratulangi
  • C.L. Kaunang Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35792/zot.46.1.2026.66017

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan menilai dampak jarak tanam yang berbeda terhadap produktivitas hijauan pada sistem tumpangsari antara Indigofera zollingeriana dan Pennisetum purpureum cv Thailand di area perkebunan kelapa. Penelitian menggunakan metode eksperimen lapangan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan kombinasi jarak tanam dan lima ulangan. Kombinasi jarak tanam yang diuji yaitu: T1 (Iz 1,00 m × 1,00 m dan Pp 1,00 m × 0,75 m), T2 (Iz1,00 m × 1,00 m dan Pp 1,00 m × 1,00 m), T3 (Iz 1,00 m × 1,25 m dan Pp1,00 m × 0,75 m), dan T4 (Iz 1,00 m × 1,25 m dan Pp 1,00 m × 1,00 m). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi jarak tanam berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produktivitas lahan sistem tumpangsari. Uji lanjut Beda Nyata Jujur (BNJ) menunjukkan bahwa kombinasi jarak tanam T2 (Iz 1,00 m × 1,00 m dan Pp 1,00 m × 1,00 m) memiliki produktivitas yang sangat nyata lebih tinggi dibandingkan T1 dan T3, namun berbeda tidak nyata dengan T4. Produksi total bahan kering sistem tumpangsari bervariasi antar perlakuan, dengan kombinasi jarak tanam tertentu menghasilkan keseimbangan produksi yang lebih baik antara kedua tanaman. Disimpulkan bahwa kombinasi jarak tanam T2 (Iz 1,00 m × 1,00 m dan Pp 1,00 m × 1,00 m) merupakan jarak tanam yang paling optimal pada sistem tumpangsari Indigofera zollingeriana dan Pennisetum purpureum cv Thailand di areal perkebunan kelapa.

Kata kunci: tumpangsari, Indigofera zollingeriana, Pennisetum purpureum cv Thailand, jarak tanam, produktivitas

Downloads

Published

2026-01-25

Issue

Section

Articles