Kajian lama marinasi cuka saguer terhadap sifat fisik dan organoleptik steak daging ayam pedaging

Authors

  • E. Likuayang Universitas Sam Ratulangi
  • J.A.D. Kalele Universitas Sam Ratulangi
  • S.M. Sembor Universitas Sam Ratulangi
  • J.H.W. Ponto Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35792/zot.46.1.2026.66096

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan bahan marinasi berbasis kearifan lokal yaitu cuka saguer terhadap sifat fisik dan organoleptik steak daging ayam pedaging. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan waktu marinasi yaitu P0 (0 menit), P1 (15 menit), P2 (30 menit), P3 (45 menit), dan P4 (60 menit), masing-masing dengan empat ulangan. Variabel yang diamati meliputi pH, daya ikat air, kadar air, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu marinasi memberikan pengaruh nyata terhadap nilai pH, daya ikat air, kadar air, serta karakteristik organoleptik steak daging ayam. Nilai pH menurun seiring dengan lamanya waktu marinasi, sedangkan daya ikat air dan kadar air meningkat. Berdasarkan uji organoleptik, perlakuan P1 (15 menit) menghasilkan karakteristik fisik dan sensoris terbaik yang paling disukai panelis, dengan tekstur yang lebih lembut, warna lebih menarik, aroma khas, dan rasa lebih diterima. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa dengan penambahan Cuka saguer pada lama marinasi steak daging ayam 15 menit menghasilkan sifat fisik dan organoleptik yang baik dan disukai panelis.

Kata kunci: Cuka Saguer, Marinasi, Steak Ayam, Sifat Fisik, Organoleptik.

Downloads

Published

2026-02-03

Issue

Section

Articles