Analisis pendapatan usaha ternak ayam kampung di desa kawangkoan kecamatan kalawat kabupaten minahasa utara
Abstract
Usaha ternak ayam kampung merupakan salah satu kegiatan ekonomi rakyat yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, khususnya di Desa Kawangkoan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara. Namun, fluktuasi harga pakan dan hasil penjualan seringkali memengaruhi pendapatan peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan usaha ternak ayam kampung, dengan fokus pada pengaruh biaya pakan, harga jual, dan jumlah ayam yang dipelihara. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui survei terhadap 40 responden peternak ayam kampung yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan peternak sebesar Rp6.016.618 per tahun dengan rata-rata jumlah ayam yang dipelihara sebanyak 65 ekor per tahun. Model regresi yang diperoleh memiliki nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,86, yang berarti 86% variasi pendapatan dapat dijelaskan oleh biaya pakan, harga jual, dan jumlah ayam. Koefisien regresi menunjukkan bahwa biaya pakan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pendapatan (p < 0,01), sedangkan jumlah ayam berpengaruh positif dan sangat signifikan (p < 0,01). Harga jual berpengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik (p = 0,062). Kesimpulannya, pendapatan peternak ayam kampung sangat dipengaruhi oleh efisiensi biaya pakan dan jumlah ayam yang dipelihara. Oleh karena itu, upaya peningkatan pendapatan dapat dilakukan melalui pengendalian biaya pakan serta optimalisasi populasi ayam kampung dalam usaha ternak.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 R. A. Tiow, M.A.V Manese, E Wantasen

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemegang hak cipta adalah penulis



