Performa sapi peranakan ongole betina berdasarkan uji kuantitatif pada sistem pemberian pakan tradisional di Kecamatan Tompaso Barat
DOI:
https://doi.org/10.35792/zot.46.2.2026.67781Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui performa sapi Peranakan Ongole betina berdasarkan uji kuantitatif pada sistem pemberian pakan tradisional di kecamatan Tompaso Barat. Penelitian ini menggunakan 30 ekor sapi PO betina berumur 24–36 bulan yang dipelihara oleh peternak rakyat dengan sistem pemberian pakan tradisional. Variabel yang diamati meliputi tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, dan bobot badan yang dihitung menggunakan rumus Schoorl. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif komparatif berdasarkan SNI 7651.5:2015. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata tinggi pundak sebesar 136 cm, panjang badan 142,07 cm, lingkar dada 161,00 cm, dan bobot badan 339,01 kg. Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, performa kuantitatif sapi PO betina pada lokasi penelitian telah memenuhi standar kelas I sesuai SNI 7651.5:2015. Sistem pemeliharaan tradisional yang mengandalkan rumput lapang, tebon jagung dan jerami jagung yang tersedia menghasilkan performa kuantitatif yang baik.
Kata kunci: Sapi Peranakan Ongole, performa kuantitatif, pakan tradisional
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 S.T. Momongan, M.R Waani, C.L. Kaunang, E.H.B. Sondakh

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemegang hak cipta adalah penulis



