Waste Inventorization Inorganic In The Mangrove Ecosystem Bunaken Island For The East Part

Geraldo Thimoty Sundah, Joshian N. W. Schaduw, Veibe Warouw, Deislie R.H. Kumampung, Darus Sa'adah J. Paransa, Jeffrie Mokolensang

Abstract


The coastal area is a potential resource in Indonesia, is an intermediate area between the mainland and Ocean. This resource is very large which is supported by the existing coastline 81,000 km long. Long coastline This holds the potential for a large wealth of natural resources. The potential including biological and non-biological potential. in addition to the potential for natural resources that are widespread on the coast of Indonesia, potential pollution to the coastal and marine environment has quite a big opportunity. this opportunity could be caused by Indonesia's population density, high tourist activity including transportation, and major construction. As for the goal This study aims to identify the type and amount of waste inorganic in the Bunaken coastal mangrove ecosystem in the eastern part and identify the size and weight characteristics of inorganic waste in the mangrove ecosystem. The method used The result of this research is the coastline survey method methodology based on NOAA (2013) and line transects with taking 2 stations. This research was conducted for three months, which at each station has 1 transect line, each of which has 5 plots/sampling plots. Transect lines are carried out in parallel coastline along 50 meters of trash in the mangrove forest the distance between stations is 50 m, where the transect line must be located represents the research area. The data taken next is back analysis with the help of a computer program MS Excel The types of marine debris found at the research location are plastic, rubber, metal, and glass waste. The total size of the litter type which was found at the research location showed 2 characteristics, namely mega- debris and macro-debris. The most dominant type of waste is plastic waste.

Keywords: Inorganic waste, Mangrove, East Bunaken

Abstrak 

Wilayah pesisir yang merupakan sumber daya potensial di Indonesia, adalah daerah peralihan antara daratan dan lautan.Sumber daya ini sangat besar yang didukung oleh adanya garis pantai sepanjang sekitar

81.000 km. Garis pantai yang panjang ini menyimpan potensi kekayaan sumber alam yang besar.Potensi itu diantaranya potensi non hayati dan hayati.Disamping potensi sumberdaya alam yang tersebar luas di pesisir Indonesia, potensi pencemaran terhadap lingkungan pesisir dan laut pun memilik i peluang yang cukup besar.Peluang ini dapat disebabkan oleh padatnya penduduk Indonesia, aktifitas wis ata yang cukup tinggi termasuk transportasi, dan pembangunan yang besar. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi jenis dan jumlah sampah anorganik yang berada di ekosistem mangrove pantai Bunaken bagian timur Dan Mengidentifikasi karakteristik ukuran dan berat sampah anorganik pada ekosistem mangrove. Metode yang dipakai dalam hasil penelitian ini adalah metode shoreline survey methodology berdasarkan NOAA (2013) dan Line transect dengan mengambil 2 stasiun . Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan, dimana dalam setiap stasiun terdapat 1 line transect yang masing–masing memilik i 5 petak/plot pengambilan sampel. Jalur transek dilakukukan sejajar garis pantai sepanjang 50 meter adanya sampah pada mangrove jarak antar stasiun adalah 50 m, dimana jalur transek tersebut harus mewakili wilayah penelitian. Data yang di ambil selanjutnya d i analisa kembali dengan bantuan program komputer MS Excel Jenis sampah laut yang ditemukan pada lokasi penelitian berupa sampah plastik, karet, logam, dan kaca. Jumlah ukuran jenis sampah yang terdapat di loksasi penelitian menunjukan bahwa terdapat 2 karakteristik yaitu mega-debris dan macro-debris. Jenis sampah yang paling dominan adalah sampah plastik.

Kata Kunci: Sampah Anorganik, Mangrove, Bunaken Timur.


Keywords


Keywords: Inorganic waste, Mangrove, East Bunaken

Full Text:

PDF

References


Bangun, S.A., J.R.R. Sangari., F.F. Tilaar., S.B. Pratasik., M. Salaki., W.E. Pelle. 2019. Komposisi Sampah Laut Di Pantai Tasik Ria, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa. Jurnal Ilmiah Platax. Vol. 7(1), Januari-Juni. ISSN: 2302-3589

Bacmid, K.N., Schaduw, J.N.W., Warouw, V., Darwisito, S., Kaligis, E.Y., Wantasen, A. Kajian Kesesuaian Lahan Ekowisata Mangrove Dimensi Ekologi ( Kasus Pada Pulau Bunaken Bagian Timur, Kelurahan Alung Banua, Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado). Vol 7 no 2 Tahun 2019, hal 139

Citasari, N., Nur, I., O., dan Nuril, A. 2012. Analisi Laju Timbunan dan Komposisi Sampah di Pemukiman Pesisir Kenjeran Surabaya. Berkas Penelitian Hayati.

Djaguna, A. Pelle, W.E., Schaduw, J.N.W., Hermanto W.K. Manengkey, Natalie

D.C. Rumampuk, Erwin L.A. Ngangi. 2019.Identifikasi sampah laut di pantai Tongkaina dan Talawaan Bajo. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. Vol7 No. 3 hal 178

Dharmawan, I.W.E. dan Pramudji. 2014. Panduan Monitoring Status Ekosistem Mangrove. COREMAP-CTI. Pusat Penelitian Oseanografi. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Hal 22

Djohar, M.A., Boneka, F.B., Schaduw, J.N.W., Mandagi, S.V., Roeroe, K.A., Sumilat, D.A. 2020. Analisis Sampah Laut Dan Kelimpahan Gastropoda Di Ekosistem MangroveTongkaina, Sulawesi Utara. Hal 22

Kahar, M. G., Schaduw, J.N.W., Rumampuk, N.D.C., Pelle, W.E., Sondakh, C., Pangemanan, J.F. 2020. Identifikasi Sampah Anorganik Pada Ekosistem Mangrove Desa Talawaan Bajo Kecamatan Wori Kabupaten Minahasa Utara. Vol 8 no 1

Lebreton L. C. M. van der Zwet, J, Damsteeg, JW, Slat B, Andrady A & Reisser J. 2017. River plastic emissions to the world’s oceans.Nature Communications, 8, 15611. https://doi.org/10.1038/ncomms15611

Lippiat, S.M., Arthur, C.D., and Wallace, N.E. (2013). “Assessing the abundance and types of marine debris on shorelines and surface waters in Chesapeake Bay tributaries stratified by land use.” Presentation at the Ocean Sciences Meeting, 20-24 February 2012, Salt Lake City, UT, USA.

NOAA [National Oceanic and Atmospheric Administration]. 2013. Programmatic Environmental Assessment (PEA) for the NOAA Marine Debris Program (MDP). Maryland (US): NOAA. 168 p.

Patuwo, N.C., W.E. Pelle., H.W.K. Mangengkey.,J.N.W. Schaduw., I.S.Manembu.,

E. L. A. Ngangi. 2020. Karakteristik Sampah Laut di Pantai Tumpaan Desa Tatel Dua Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa. Jurnal Pesisir dan Laut Tropis. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNSRAT. Vol. 8(1), Tahun 2020 Hal. 70-83

Schaduw, J.N.W.2016. Kondisi Ekologi Mangrove Pulau Bunaken Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal LPPM Bidang Sains dan Teknologi. Vol 3 no 2, hal 65

Schaduw, J.N.W.2018. Distribusi Dan Karakteristik Kualitas Perairan Ekosistem Mangrove Pulau Kecil Taman Nasional Bunaken. Majalah Geografi Indonesia Vol. 32, No.1, Maret 2018 (40- 49)

Stevenson, C. 2011. Plastic Debris in the Calofornia Marine Ecosystem. A Summary of Current Research, Solution Strategies and Data Gaps. University of Southern California Sea Grant. Synthetic Report. California Ocean Science Trust, Oakland, CA. 70 hal.

Undang – Undang Nomor 32 Taahun 2009 Tentang Perlindungan dan pengelolaan lingkunan hidup.

Yuliani S. Dan Herminasari, N. S. 2017. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Hutan Mangrove Di Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya Kabupaten Bekasi. Jurnal Green Growth Dan Manajemen Lingkungan. Vol 6 No.2

Zhunkov, Andrey. 2017. The distribution, abundance and characteristics of plastic debris along the Coast of Grandola, Portugal. Bachelor’s thesis in natural Resources Degree Programe in sustainable coustal management. Novia University Applied Science. Portugal.




DOI: https://doi.org/10.35800/jip.9.2.2021.35318

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmiah PLATAX

ISSN: 2302-3589

Creative Commons License
Platax Scientific Journal under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

Office at:

Faculty of Fisheries and Marine Science, Sam Ratulangi University, Manado 95115, Indonesia


 

Indexed by: