Kinerja Anggota DPRD Dalam Perspektif Konstituen
(Studi Pada Dapil Tana Toraja 3)
DOI:
https://doi.org/10.35797/jp.v15i1.67664Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perspektif konstituen mengenai kinerja anggota DPRD di Daerah Pemilihan Tana Toraja 3 Kabupaten Tana Toraja. Kinerja anggota DPRD menjadi hal penting karena berkaitan pelaksanaan fungsi-fungsi utama DPRD dibidang legislasi, anggaran, dan pengawasan serta penyaluran aspirasi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dokumenter dan wawancara dikumpulkan melalui penelitian lapangan dan dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstituen menilai kinerja anggota DPRD melalui kedekatan sosial, kemudahan komunikasi, serta kontribusi pembangunan fisik yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kehadiran anggota DPRD di tengah masyarakat pada kegiatan reses, perbaikan jalan dan Gedung sekolah, serta bantuan sosial menjadi indikator yang digunakan konstituen dalam menilai kinerja wakil rakyat. Selain itu, konstituen juga memandang bahwa anggota DPRD cukup responsif dalam mendengarkan aspirasi masyarakat dan berupaya memperjuangkan kepentingan konstituen di daerah pemilihan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa perspektif konstituen terhadap kinerja anggota DPRD bersifat moderat dan realistis, dimana konstituen melihat adanya perkembangan kinerja serta tetap memiliki harapan terhadap peningkatan ke depan. Hal ini menegaskan bahwa kinerja anggota DPRD tidak hanya dinilai dari fungsi formal kelembagaan, tetapi juga dari kedekatan sosial, responsivitas terhadap aspirasi, serta perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
Kata kunci: Kinerja, Anggota DPRD, Konstituen, Tana Toraja
Abstract
This study aims to examine constituents’ perspectives on the performance of members of Regional People’s Representative Council (DPRD) in the Tana Toraja 3 Electoral District of Tana Toraja Regency. The performance of DPRD members is of significant importance as it relates to the fulfilment of the DPRD’s primary functions in the areas of legislation, budgeting, and control, as well as the channelling of public aspirations. This study employs a qualitative approach. Documentary data and interviews were collected through field research and analysed descriptively. The findings indicate that constituents assess the performance of DPRD members based on social proximity, good communication, and contributions to the community. The presence of DPRD members amongst the community during recess activities, road and school building projects, and social assistance programmes serves as an indicator used by constituents to assess the performance of their elected representatives. Furthermore, constituents also perceive that DPRD members are sufficiently responsive in listening to public aspirations and strive to champion the interests of constituents within their electoral districts. This study also indicates that constituents’ perspectives on the performance of Regional Legislative Council members are moderate and realistic, with constituents observing improvements in performance whilst maintaining hopes for future enhancements. This underscores that the performance of Regional Legislative Council members is assessed not only based on formal institutional functions, but also on social proximity, responsiveness to aspirations, and tangible changes.
Keywords: Performance, Member of Parliament, Constituent, Tana Toraja

