The Effect of Adhesive Application and Natural Coating Materials on the Physiological Quality of Rice (Oryza sativa L.) Seeds under Salinity Stress
DOI:
https://doi.org/10.35791/jat.v7i2.67438Keywords:
arabic gum, CMC, ciherang variety, invigoration, moringa leavesAbstract
Seed coating is a technology used to improve seed tolerance to unfavorable conditions, including salinity stress, by adding protective materials to the seed surface. This study aimed to determine the effect of seed coating using a combination of adhesive and natural coating materials on the physiological quality of rice (Oryza sativa L.) seeds of the Ciherang variety under salinity stress. The research was conducted at the Laboratory of Plant Physiology and Biotechnology, Faculty of Agriculture, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. The research was conducted from November 2025 to January 2026 using a Completely Randomized Design (CRD) with a two-factor factorial pattern. The first factor was the type of adhesive (P): control (P₀), Carboxymethyl cellulose (CMC) 1.5% (P₁), and Arabic gum 3% (P₂). The second factor was the type of natural coating material (A): control (A₀), moringa leaf powder (A₁), turmeric powder (A₂), and water hyacinth powder (A₃). The results showed that seed coating using Carboxymethyl cellulose (CMC) and moringa leaf powder produced a highly significant interaction and best performance under salinity stress, improving germination, uniformity, vigor index, growth rate, and fresh weight of normal seedlings. Additionally, each factor showed a significant effect on growth potential and dry weight of normal seedlings.
Keywords: arabic gum, CMC, ciherang variety, invigoration, moringa leaves
Abstrak. Coating benih merupakan teknologi untuk meningkatkan ketahanan benih terhadap kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan, termasuk cekaman salinitas, melalui penambahan bahan pelindung pada permukaan benih. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh coating benih dengan kombinasi bahan perekat dan bahan pelapis alami terhadap mutu fisiologis benih padi (Oryza sativa L.) varietas Ciherang pada kondisi cekaman salinitas. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi dan Bioteknologi Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga Januari 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah jenis bahan perekat (P), yaitu kontrol (P₀), Carboxymethyl cellulose (CMC) 1,5% (P₁), dan Arabic gum 3% (P₂), sedangkan faktor kedua adalah jenis bahan pelapis alami (A), yaitu kontrol (A₀), bubuk daun kelor (A₁), bubuk kunyit (A₂), dan bubuk eceng gondok (A₃). Hasil penelitian menunjukkan bahwa coating benih menggunakan perekat Carboxymethyl cellulose (CMC) dan bahan pelapis alami bubuk daun kelor memberikan interaksi sangat nyata serta hasil terbaik pada kondisi cekaman salinitas, yang ditunjukkan oleh peningkatan parameter daya berkecambah, keserempakan tumbuh, indeks vigor, kecepatan tumbuh, dan bobot basah kecambah normal dibandingkan perlakuan lain dan kontrol. Selain itu, terdapat pengaruh tunggal pada masing-masing faktor, yaitu pada parameter potensi tumbuh maksimum dan bobot kering kecambah normal.
Kata kunci: arabic gum, CMC, daun kelor, invigorasi, varietas ciherang
References
Afriansyah, M., Ermawati, E., Pramono, E., & Nurmiaty, Y. 2021. Viabilitas Benih dan Vigor Kecambah Empat Genotipe Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) Pasca Penyimpanan 16 Bulan. Jurnal Agrotek Tropika. Vol. 9(1): 129–136.
https://doi.org/10.23960/jat.v9i1.4779
Ani, F., P. 2018. Pembuatan Karbosimetil Selulosa (CMC) dari Selulosa Kulit Nangka Muda (Artocarpus Heterophyllus) dan Aplikasinya Pada Pembuatan Selai Nanas (Ananas Comosus). Jurnal Pertanian Agronomi Indonesia. Vol. 40(2): 132-138.
Badan Pusat Statistik. 2018. Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2014 Hasil SUPAS 2015 (Edisi Revisi). Jakarta: PT. Gandewa Pramatya Arta.
Badan Pusat Statistik. 2025. Berita Resmi Statistik Luas Panen dan Produksi Padi di Indonesia 2024 No. 15/02/Th. XXVIII, 03 Februari 2025.
Biswal, S., Kumar, A., Sharma, P., & Singh, R. (2026). Eco-friendly seed coating technologies for enhancing germination and seedling vigor under abiotic stress conditions. Seed Science Research. Vol. 36(1): 1–15.
El-Lethy, S. R., Sadak, M. S., & Hanafy, R. S. 2024. Assessing the Usefulness of Moringa Oleifera Leaf Extract and Zeatin in Enhancing Growth, Phytohormones, Antioxidant Enzymes And Osmoprotectants of Wheat Plant Under Salinity Stress. Egyptian Journal Of Botany. Vol. 64(3) 183–196.
https://doi.org/10.21608/ejbo.2024.252447.2587
Masganti, M., Abduh, A. M., Agustina, R., Alwi, M., Noor, M., & Rina, Y. 2022. Pengelolaan lahan dan tanaman padi di lahan salin. Jurnal Sumberdaya Lahan. Vol. 16(2): 83–95.
https://doi.org/10.21082/jsdl.v16n2.2022.83-95
Muchtar, S.D., Widajati, E., & Giyanto. 2014. Pelapisan Benih Menggunakan Bakteri Probiotik untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) selama Penyimpanan. Jurnal Agrohorti. Vol. 4(1): 26–33.
https://doi.org/10.29244/agrob.1.4.26-33
Nurwiati, W., & Budiman, C. 2023. Uji Cepat Vigor Benih Tomat (Solanum lycopersicum L.) dengan Metode Radicle Emergence. Buletin Agrohorti. Vol. 11(2): 260–265.
https://doi.org/10.29244/agrob.v11i2.47140
Palupi, T., Ilyas, S., Machmud, M., & Widajati, E. 2012. Pengaruh Formula Coating terhadap Viabilitas dan Vigor Serta Daya Simpan Benih Padi (Oryza sativa L.). Jurnal Agronomi Indonesia. Vol. 40(1): 21–28.
Putri, A. A. A., Moeljani, I. R., & Triani, N. 2025. Efektivitas Seed Coating pada Benih Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) Varietas Bara Kedaluwarsa. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI). Vol. 27(2): 87–93.
https://doi.org/10.31186/jipi.27.2.87-93
Setiawati, T., Amadea, T. B., Nurzaman, M., & Ratningsih, N. 2021. Pemberian Asam Humat untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kandungan Total Flavonoid Sawi Hijau (Brassica juncea L.) pada Perbedaan Kadar Salinitas. Jurnal Pro-Life. Vol. 8(3): 275–288.
Sudewi, S., Idris, I., Tiara, T., & Saleh, A. R. 2024. Pengaruh Coating Benih dengan PGPR dan Jenis Bahan Pelapis Terhadap Viabilitas Benih Padi. Jurnal Media Pertanian. Vol. 9(2): 107–121.
https://doi.org/10.37058/mp.v9i2.12544
Suryaman, M., Hodiyah, I., & Nuraeni, Y. 2021. Mitigasi Cekaman Salinitas pada Fase Perkecambahan Kedelai Melalui Invigorasi dengan Ekstrak Kulit Manggis dan Ekstrak Kunyit. Agrosainstek: Jurnal Ilmu Pertanian dan Ilmu-Ilmu Terkait. Vol. 5(1): 18–26.
https://doi.org/10.33019/agrosainstek.v5i1.172
Tini, F. W., Sakhidin, S., Saparso, S., & Haryanto, T. A. D. 2022. Perbandingan Kandungan Hormon Endogen pada Beberapa Tanaman. Jurnal Galang Tropika. Vol. 11(2): 133–142.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasna Safadilla, Andree Saylendra, Endang Sulistyorini, Kirana Nugrahayu Lizansari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







