Inventarisasi Bambu di Sepanjang Sungai Tumbohon Hutan Lindung Gunung Saoan II, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi

Authors

  • Niksen Tuong Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
  • Marthen T. Lasut Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
  • Euis F.S. Pangemanan Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35791/sil.v2i3.53216

Abstract

Bambu di Indonesia dapat ditemukan mulai dari dataran rendah hingga sampai ke dataran tinggi atau pegunungan. Umumnya bambu dapat ditemukan di tempat-tempat terbuka namun terdapatjuga yang ditemukan dalam keadaan cukup tertutup. Bambu hidup tumbuh umumnya dalam kondisi merumpun, mempunyai ruas-ruas dan buku-buku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis- jenis bambu yang ada disepanjang sungai Tumbohon Hutan Lindung Gunung Saoan II, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. Dalam penelitian ini data dianalisis dan disajikan secara deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan, menjelaskan, dan memvalidasi data terkait bambu kemudian disajikan dalam bentuk tabel yang dilengkapi dengan gambar dari setiap jenis dengan mengacu kepada herbarium dan kunci identifikasi yang telah dibuat. Berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi yang dilakukan disepanjang tepi Sungai Tumbohon, Hutan Lindung Gunung Saoan II ditemukan sebanyak 3 jenis bambu dari 2 marga. Jenis bambu yang ditemukan adalah Buluh nasi jaha (Schizostachyum brachycladum Kurz), Buluh pagar (Gigantochloa atter (Hassk) Kurz), dan Bambu gombong (Gigantochloa verticillata (Willd.) Munro). Bambu gombong merupakan catatan baru di Sulawesi.

Published

2023-12-12

Issue

Section

Artikel

Categories

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>