Strategi Pengembangan Ekowisata di Kawasan Ekonomi Khusus Likupang Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas di Indonesia: Studi Kasus PT. MPRD
DOI:
https://doi.org/10.35791/sil.v4i2.58146Abstract
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, yang ditetapkan sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas pada 2019, dikelola oleh PT. Minahasa Permai Resort Development di area seluas 197,4 hektar. Fokusnya adalah pada ekowisata berkelanjutan dengan memanfaatkan keanekaragaman hayati. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2024 menggunakan metode observasi, survei, dan wawancara. Wawancara langsung kepada pengelola dan 30 responden dari berbagai kelompok. Data dianalisis menggunakan metode SWOT, dan menghasilkan bahwa KEK Likupang berada pada kuadran pertama. menunjukkan bahwa KEK Likupang memiliki potensi besar untuk pengembangan. Kesimpulan yang terdapat pada analisis isu strategis “kekuatan-peluang, adalah sebagai berikut: (1) Strategi meningkatkan pola pelestarian objek ekowisata di darat maupun di laut. (2 Strategi dengan menambah jaringan kreatif dan unik untuk memperluas jangkauan promosi objek wisata (3) Strategi dengan inovasi pola konservasi yang tepat terhadap keamanan flora dan fauna. (4) Strategi pemberdayaan adat budaya tradisional masyarakat desa wisata. (5) Strategi pada pembangunan fasilitas umum, insfrastruktur dan aksebilitasi di Kawasan Ekonomi Khusus Likupang.
Published
License
Copyright (c) 2025 Hesty Esra Wynda Sitinjak, Fabiola B. Saroinsong, Maria Y.M.A. Sumakud

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors published with Silvarum agree to the following terms: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution - Share Alike License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.

