Komunitas Burung di Taman Wisata Alam Batu Putih

Authors

  • Febi Febiyola Patinggi Universitas Sam Ratulangi
  • Johny S. Tasirin Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
  • Martina A. Langi Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35791/sil.v5i1.68803

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman dan kekayaan jenis burung, menganalisis struktur komunitas, serta mengevaluasi kondisi habitat berdasarkan komunitas burung di Taman Wisata Alam (TWA) Batu Putih, Sulawesi Utara. Pengambilan data dilakukan pada April 2026 di kawasan hutan pantai TWA Batu Putih dengan metode transek garis dan pengamatan audio-visual. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'), indeks kekayaan jenis Margalef (R), indeks kemerataan (E), dan indeks dominansi Simpson (C). Hasil penelitian mencatat 57 spesies burung dari 27 famili dengan nilai total N = 140,7. Columbidae merupakan famili dengan jumlah spesies terbanyak, diikuti oleh Cuculidae, Alcedinidae, Accipitridae, dan Psittaculidae. Nilai H' sebesar 3,03 dan R sebesar 11,3 menunjukkan tingkat keanekaragaman dan kekayaan jenis yang tinggi. Nilai E sebesar 0,750 menunjukkan persebaran individu yang relatif merata, sedangkan nilai C sebesar 0,0679 menunjukkan rendahnya dominansi spesies tertentu. Ditemukannya delapan spesies endemik Sulawesi/Wallacea dengan status konservasi di atas Least Concern menegaskan bahwa TWA Batu Putih memiliki nilai konservasi penting dan perlu dikelola secara berkelanjutan.

Published

2026-07-13

Issue

Section

Artikel

Categories

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>