Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Swamedikasi dan Penggunaan Obat yang Rasional dengan Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) pada Kelompok Masyarakat Kolom V dan Kolom VI Jemaat GMIM Kalvari Bengkol Manado

Authors

  • Deby Afriani Mpila Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, FMIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Widya Astuty Lolo Program Studi Farmasi, FMIPA, Universitas Sam Ratulangi
  • Olvie Syenni Datu Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, FMIPA, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.64320

Keywords:

pelatihan, metode CBIA, swamedikasi, rasionalitas obat

Abstract

Swamedikasi menjadi tindakan alternatif yang paling banyak dilakukan masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat secara mandiri untuk mengatasi masalah kesehatannya. Semakin meningkatnya swamedikasi menyebabkan peningkatan akan kebutuhan promosi kesehatan, sehingga rasionalitas penggunaan obat dapat tercapai dari segi ketepatan indikasi, pasien, jenis obat, dosis dan aturan pakai obat. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu meningkatnya pengetahuan, pemahaman dan keterampilan kelompok masyarakat kolom V dan kolom VI Jemaat GMIM Kalvari Bengkol Manado dalam melakukan swamedikasi dan penggunaan obat secara rasional dengan metode CBIA sebagai upaya meningkatkan penggunaan obat yang efektif, aman dan efisien. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini, berupa sosialisasi dalam bentuk ceramah yang disertai pemberian leaflet dan pelatihan menggunakan metode CBIA. Evaluasi kegiatan diperoleh dari hasil analisis nilai pre-test dan post-test. Pelatihan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan masyarakat untuk menggunakan obat secara benar dan bertanggung jawab, serta melakukan swamedikasi yang aman, seperti memilih obat yang tepat, membaca informasi pada kemasan obat dengan cermat, mengetahui aturan pakai obat dan batasan dalam melakukan swamedikasi.

References

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Manado. (2022). Kecamatan Mapanget – Dalam Angka Tahun 2021. Manado: Badan Pusat Statistik (BPS).

Bennadi, D. (2014). Self-medication: A current challenge. J Basic Clin Pharmacy, 5(1): 19-23.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Materi Pelatihan Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Memilih Obat Bagi Tenaga Kesehatan. Jakarta: Direktorat Bina Penggunaan Obat Rasional Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Depkes RI.

Cotobal-Calvo, E.M., Mata-Perez, C., Bocchino, A., et al. (2025). Self-Medication Practice and Associated Factors Among Health Professionals in Spain. Nurs. Rep, 15(2): 1-16.

Garofalo, L., Di Giuseppe, G., & Angelillo, I. (2015). Self-Medication Practices Among Parents in Italy. Biomed Res Int, 2015:1–8.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Riset Kesehatan Dasar Tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Kesuma, S., & Supriyono. (2021). Comparative Study of Pre-Test Score and Post-Test on Regional Health Planning Training. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2): 97-105.

Lau, S.H.A. (2024). Overview of self-medication pharmaceutical preparations by the public. Jurnal Ilmu Kesehatan Sandi Husada, 13, 124–130.

Medisa, D., Suryanegara, F.D.A., Natalia, D.A., et al. (2020). Public knowledge of self-medication in Ngaglik subdistrict of Sleman regency. JKKI, 11(3): 250-256.

Pandey, S.D., & Chaudhari, C.L. (2016). Impact of public education on rational use of medicines. International Journal of Medical Science and Public Health, 6(2): 1-5.

Rathod, P., Sharma, S., Ukey, U., et al. (2023). Prevalence, Pattern, and Reasons for Self-Medication: A Community-Based Cross-Sectional Study from Central India. Cureus, 15(1):1–9.

Ruiz, M. (2010). Risks of self-medication practices. Curr Drug Saf, 5(4): 315–323.

World Health Organization (WHO). (2017). Community Participation in Local Health and Sustainable Development: Approaches and Techniques. Geneve: World Health Organization.

Downloads

Published

2025-10-05

How to Cite

Mpila, D. A., Lolo, W. A., & Datu, O. S. (2025). Pemberdayaan Masyarakat melalui Pelatihan Swamedikasi dan Penggunaan Obat yang Rasional dengan Metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) pada Kelompok Masyarakat Kolom V dan Kolom VI Jemaat GMIM Kalvari Bengkol Manado. The Studies of Social Sciences, 7(2), 128–133. https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.64320

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.