Pelatihan ESQ Parenting Sebagai Upaya Menanamkan Nilai Spiritual dan Kecerdasan Emosional Anak Pada Kelompok Ibu-Ibu di Kelurahan Taas Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.35801/tsss.v8i1.65075Keywords:
ESQ Parenting, Ibu-Ibu, Nilai Spiritual, Kecerdasan Emosional, AnakAbstract
Masih banyak ibu-ibu di Kelurahan Taas yang kesulitan memahami keinginan anak, kesulitan membantu anak mengelola emosinya, kurang mampu memberikan motivasi, kurang dapat menanamkan nilai-nilai spiritual kepada anak, serta kurang mampu dalam menumbuhkan dan mengelola potensi anak. Pengaruh tehnologi informasi juga membawa perubahan dalam perkembangan anak, dimana anak banyak menerima informasi dan pengajaran dari internet, sehingga memerlukan pendekatan parenting yang sesuai dengan kebutuhan anak saat ini. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui Wawancara, Ceramah, Tanya Jawab, Pelatihan, Praktek dan Pendampingan Ketrampilan ESQ Parenting pada Kelompok Ibu-Ibu Kelurahan Taas Kota Manado. Melalui Pelatihan Emotional Spiritual Quotient / ESQ Parenting pada ibu-ibu di Kelurahan Taas Kota Manado, maka terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan untuk mengontrol sikap dan perilaku diri sendiri dan anak, menanamkan nilai-nilai spiritual dan kecerdasan emosional anak, meningkatkan kemandirian dan rasa percaya diri anak, meningkatkan harmonisasi dalam keluarga, serta membantu mengelola potensi anak.
References
Djalaludin, R. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Salemba Empat. Jakarta.
Etty R dan Aas A. (2020). Pemberian Motivasi Melalui Cerita dan Games Untuk Menumbuhkan Minat Belajar Anak Usia SD dan SMP. Jurnal Dimasejati, Volume 2 Nomor 2., file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/7286-20970-1-PB.pdf
ESQ Leadership Center. (2020). Solusi Menjadi Orangtua Masa Kini. Jakarta.
Lenggu, N. (2023). Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Spiritual Anak. Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi. Volume 1 Nomor 1. file:///C:/Users/Lenovo/Downloads/Hal+153-164.pdf
Monica R.A., dan Gracia G.G. (2025). Bercerita dan Pengaruran Emosi pada Anak Usia: Tinjauan Literatur Sistematis. Jurnal Obsesi – Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Volume 9 No. 6., https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/7043
Mulyana, D. (2016). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya, Bandung
Sitorus, M. (2024). Peran Orang Tua Dalam Mengatasi Kecanduan Gadget Pada Anak Usia Dini. Jurnal PAUD Agapedia. Volume 8 Nomor 2., https://ejournal.upi.edu/index.php/agapedia/article/view/78846
Suminta, R.R. (2024). Dinamika Psikologis Anak Remaja Awal Pengguna Media Sosial, Jurnal Penelitian Psikologi, Volume 6 Nomor 1. https://jurnalfpk.uinsa.ac.id/index.php/JPP/article/view/1197
Susilawati, N. (2020). Peranan Orang Tua Dalam Mengembangkan Potensi Anak Berbakat (Gifted). Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran. Volume 2 Nomor 2., http://sikola.ppj.unp.ac.id/index.php/sikola/article/view/102
Yusuf, S. (2012). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Wardhanni, A. (2018). Pengembangan Paket Pelatihan Pola Bimbingan Peningkatan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Anak, Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, Volume 9 Nomor 1. https://jurnalfdk.uinsa.ac.id/index.php/jbki/article/view/434
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.




1.gif)