PKM Tentang Bahaya Jamur Fusarium oxysporum Penyebab Mikosis Kulit Pada Ikan Nila Bagi Kesehatan Manusia
DOI:
https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.65426Keywords:
Fusarium oxysporum, jamur patogen, ikan nila, pengetahuan dan keterampilan, PKMAbstract
Ikan nila banyak diminati oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Meningkatnya minat masyarakat terhadap ikan nila tidak dibarengi dengan peningkatan produksi ikan nila tersebut. Produksi ikan nila seringkali menjadi hambatan dengan adanya serangan jamur patogen pada ikan nila seperti salah satunya yaitu jamur Fusarium oxysporum. Jamur patogen ini pula menyerang ikan nila yang siap untuk dipasarkan bagi konsumen. Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam eksplorasi jamur patogen ikan nila yang siap dipasarkan dan dikonsumsi. Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan Masyarakat tentang bahaya jamur pathogen bagi ikan nila, akan digunakan metode penyuluhan dan pelatihan eksplorasi dan bahaya jamur patogen ikan nila terhadap kesehatan manusia. Berdasarkan analisis data hasil tes awal dan tes akhir maka diperoleh hasil bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah materi pelatihan diberikan, dimana prosentase nilai di bawah 60 tidak ada lagi dan yang tertinggi pada interval 81-90 sebanyak 6 peserta (30%), walaupun tidak ada seorangpun yang memberikan penilaian pada interval nilai 91-100. Berdasarkan analisis rekapan lembar evaluasi topik belajar setelah dilakukan praktek penggunaan pestisida maka diperoleh hasil tertinggi terdapat pada aspek pemahaman dengan kriteria sangat baik (12 peserta). Sedangkan hasil yang rendah terdapat pada aspek ke-4 (kemampuan peserta mengkomunikasikan hasil praktek dengan pihak lain) dengan 7 orang peserta yang memberikan penilaian sangat baik.
References
Derek, Marhaeny Ketty, Rine Kaunang, Joachim N.K Dumais. (2017). Analisis Keuntungan Agroindustri Gula Aren Di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Kota Manado. AgriSosio Ekonomi Unsrat. ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 3A, 341 – 350.
https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jisep/article/view/18552/18078
Malika, U.E, Tejasari, dan E.S Hani. (2012). Perumusan Strategi Peningkatan Mutu Teknik Produksi Ikan Gurami (Osphronemus gourami) Berdasarkan Metode Force Field Analysis (FFA). Jurnal Akuakultur 6 (1):12-20.
Muahiddah Nuri, Fariq Azhar, Muhammad Marzuki, Andre Rachmat Scabra, Rangga Idris Affandi, Muhammad Sumsanto, Yuliana Asri, Wastu Ayu Diamahesa, Damai Diniariwisan. (2023). Penyuluhan Penanggulangan Penyakit Ikan Bagi Pembudidaya Nila Kolam Terpal Di Desa Kramajaya, Lombok Barat. The Educational Research of TEKIBA. Volume (3), Issue (2), PP. 53-58. E-ISSN: 2776-947X. DOI: http://dx.doi.org/10.36526/tekiba.v3i2.3228.
KKP. (2013). Laporan Tahunan Direktorat Produksi Tahun 2013. Laporan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Hal 23.
Guevera, R.G. (2011). Aflatoxin-Biochemistry and Molecular Biology. Intech Croatia. Hal 221-234.
Safika, H. (2008). Korelasi Aspergillus flavus Dengan Konsentrasi Aflatoksin BI Pada Ikan Kayu. Insyiah Banda Aceh. Jurnal Kedokteran Hewan. 2 (2): 171-173.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Manuscripts published in print and electronically are open access for the purposes of education, research, and libraries. Apart from these purposes, the editorial board is not responsible for violations of copyright law.




1.gif)