Kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum broiler yang ditambahkan mananoligosakarida (MOS) berasal dari ampas kelapa

Authors

  • J. Suak Universitas Sam Ratulangi
  • J.J.M.R. Londok
  • Y.H.S. Kowel

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kecernaan bahan kering dan bahan organik ransum broiler yang ditambahkan manan oligosakarida (MOS) berasal dari ampas kelapa. Penelitian ini menggunakan 20 ekor ayam pedaging strain CP707 berumur 35 hari. Metode percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan 4 ulangan, Sebagai perlakuan adalah level ektraksi MOS (0, 1, 2, 3 dan 4%). Setiap perlakuan diulang 4 kali. Peubah yang di ukur yaitu konsumsi bahan kering ransum, kecernaan bahan kering, dan kecernaan bahan organik. Data analisis menggunakan Minitab versi 16. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan berbeda tidak nyata terhadap nilai konsumsi dan kecernaan bahan kering ransum, sedangkan untuk kecernaan bahan organik menunjukkan perbedaan yang nyata antar perlakuan. Uji Tukey menunjukan R0 berbeda nyata dengan R1, tapi berbeda tidak nyata dengan R2, R3, dan R4. R1 berbeda nyata dengan R2 dan R4, tapi berbeda tidak nyata dengan R3. R2 berbeda tidak nyata dengan R3 dan R4. Disimpulkan bahwa penambahan ampas kelapa sebagai sumber manan oligosakarida (MOS) sebanyak 1% dalam ransum broiler tidak mengubah konsumsi dan kecernaan bahan kering namun memberikan nilai kecernaan bahan organik terbaik.

Kata kunci: kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, ampas kelapa, manan oligosakarida.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ABSTRACT

Digestibility of Dry Matter and Organic Matter of Broiler Feed Added Coconut Pulp as a Source of Mannan Oligosaccharides (MOS). This study was conducted with the aim of determining the digestibility of dry matter and organic matter in broiler feeds added coconut pulp as a source of mannan oligosaccharides (MOS). This study used 20 broiler chickens CP707 strain aged 35 days. The experimental method used a completely randomized design (CRD), with 5 treatments and 4 replications. The treatments were level of MOS extracted (0, 1, 2, 3, and 4%). Each treatment was repeated 4 times. The variables measured included dry matter consumption of the ration, dry matter digestibility, and organic matter digestibility. Data ware analyzed using Minitab version 16. The results of the analysis of variance showed that the treatment was not significantly different on the consumption value of dry matter rations and digestibility of dry matter, but for digestibility of organic matter showed significantly different. Tukey’s test that R0 was significantly different from R1, but not significantly different from R2, R3, and R4. R1 is significantly different from R3. R2 is not significantly different from R3 and R4. It was concluded that the addition of coconut pulp as a source of 1% mannan oligosaccharide (MOS) in broiler rations did not change the consumption and digestibility of dry matter but gave the best organic matter digestibility values.

 

Keywords: dry matter digestibility, organic matter digestibility, coconut pulp, mannan oligosaccharides.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Downloads

Published

2023-08-23

Issue

Section

Articles