Analisis titik impas usaha peternakan babi di desa Lemoh Uner Kecamatan Tombariri Timur Kabupaten (studi kasus)

Authors

  • S.H Rumawir Universitas Sam Ratulangi
  • N.M Santa Universitas Sam Ratulangi
  • T. D. F Lumy Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35792/zot.45.1.2025.61497

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titik impas usaha peternakan babi Tayapu yang berlokasi di Desa Lemoh Uner, Kecamatan Tombariri Timur, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan studi kasus, yang difokuskan pada satu unit usaha peternakan babi Tayapu. Jenis data yang dikumpulkan mencakup data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan pemilik usaha, observasi lapangan, serta data sekunder dari berbagai sumber pendukung seperti laporan keuangan, data produksi, dan dokumen terkait lainnya. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan pertimbangan bahwa peternakan tersebut memiliki populasi ternak yang cukup besar, yaitu sebanyak 800 ekor babi pada tahun 2024, serta menerapkan sistem pemeliharaan secara intensif. Hal ini memberikan representasi yang baik untuk menganalisis efisiensi usaha skala menengah ke atas di wilayah pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternakan babi Tayapu akan mulai memperoleh keuntungan setelah mampu menjual minimal 92,5 ekor babi dengan nilai penerimaan mencapai Rp342.497.267. Temuan ini penting sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan usaha dan pengembangan strategi manajemen keuangan di sektor peternakan babi skala rumah tangga dan menengah.

Kata kunci : peternakan babi, titik impas, studi kasus, pemeliharaan intensif

Downloads

Published

2025-05-22

Issue

Section

Articles