Imunotoksisitas pewarna makanan terhadap histopatologi Peyer’s patch goblet mencit (The immunotoxicity of food additive on histopatology of mice Peyer’s patch goblet)

Authors

  • Muhammad HF Amin Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga
  • Ida BR pidada Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga
  • Cicik SB Utami Departemen Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.35799/jbl.3.1.2013.14504

Abstract

Abstrak

Zat aditif dalam makanan digunakan untuk memperbaiki karakter pangan agar mutunya meningkat. Pewarna makanan merupakan suatu substansi yang ditambahkan ke dalam makanan untuk merubah warna, aroma dan estetika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui histopatologi Peyer’s patch mencit akibat paparan pewarna sintetik dan alami. Ada tiga pewarna yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu curcumin, tartrazine, dan metanil yellow. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratoris menggunakan mencit sebagai hewan coba yang diperlakukan selama empat minggu dengan pemberian ketiga jenis pewarna dengan dosis 90 mg/kg BB. Di akhir perlakuan, intestinum bagian ileum diambil dan dibuat sediaan histologi untuk pengamatan histologi Peyer’s patch. Hasil pengukuran dimensi Peyer’s patch, menunjukkan bahwa pemberian pewarna makanan mampu menginduksi penurunan dimensi Peyer’s patch dan berkorelasi positif dengan berat relatif limpa. Dimensi Peyer’s patch yang paling kecil adalah kelompok yang diberi perlakuan tartrazine, linear dengan penurunan berat relatif limpa yang signifikan. Hal ini memperkuat indikasi efek imunosupresor akibat pemberian tartrazine. Pemberian curcumin dan metanil yellow terlihat tidak mempengaruhi komponen sistem imun secara signifikan berdasarkan penurunan berat relatif limpa dan dimensi Peyer’s patch, meskipun terdapat tren penurunan.

Kata kunci : berat relatif limpa, pewarna makanan, Peyer’s patch

Abstract

Food additives used to improve quality of food in order to increase the character. Food colorant is a substance added to food to change the color, flavor and aesthetics. This study aims to determine the histopathology Peyer's patches of mice caused by exposure of synthetic and natural dyes. There are three dyes used in this study, e.g curcumin, tartrazine, and metanil yellow. This research is an experimental laboratory using mice as experimental animals were treated for four weeks with three types of dye administration at a dose of 90 mg / kg b.wt. At the end of treatment, ileum were taken and histological preparations were made for histological observation of Peyer's patches. The results of dimensions measurements of Peyer's patches, suggesting that administration of food colorings able to induce dimension reduction Peyer's patches and positively correlated with relative weight of the spleen. The smallest dimension of Peyer's patches are tartrazine treated group, a linear decrease in relative spleen weight significantly. This strengthens the indication of the imunosupresor effects caused by administration tartrazine. Curcumin and Metanil yellow not affect significantly the immune system components based on relative spleen weight and dimensions of the Peyer's patches, despite the downward trend.

Keywords: food colorant, Peyer's patches, relative spleen weight


Downloads

Published

2013-02-27

How to Cite

Amin, M. H., pidada, I. B., & Utami, C. S. (2013). Imunotoksisitas pewarna makanan terhadap histopatologi Peyer’s patch goblet mencit (The immunotoxicity of food additive on histopatology of mice Peyer’s patch goblet). JURNAL BIOS LOGOS, 3(1). https://doi.org/10.35799/jbl.3.1.2013.14504