Profil Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado Tahun 2024

Authors

  • Steaven D. E. Lingga Universitas Sam Ratulangi
  • Nola T. S. Mallo Universitas Sam Ratulangi
  • James F. Siwu Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v14i1.65852

Keywords:

kekerasan dalam rumah tangga; korban; pelaku

Abstract

Abstract: Everyone who is united by the bonds of marriage and forms a family certainly wants a harmonious household. However, in reality, domestic violence can occur within the household, whi ch is very much against the law. This study aimed to describe the profile of domestic violence cases reported to Rumah Sakit Bhyangkara Tk. III Manado in 2024. This was a retrospective and descriptive study. Data were obtained from the medical records and visum et repertum. The results obtained 198 cases of domestic violence.  The most frequent cases were physical violence (69.3%) followed by sexual violence (30.7%). The victims were predominantly female (95.5%), aged 25-44 years (37.4%). Husbands were the most common perpetrators of domestic violence (60.5%). Most cases were reported in Manado City (70.2%). In conclusion, physical violence was the most common form of violence found in domestic violence cases, followed by sexual violence. The highest number of cases reported by district/city came from Manado City. By gender, female victims dominated domestic violence cases. The productive age group was the most dominant victim in domestic violence cases, and husbands were the most dominant perpetrators of domestic violence.

Keywords: domestic violence; victim; perpetrator

  

Abstrak: Setiap orang yang sudah dipersatukan oleh ikatan pernikahan dan membentuk suatu keluarga tentunya menginginkan rumah tangga yang harmonis dan serasi. Kenyataannya, di dalam rumah tangga dapat terjadi tindak kekerasan (kekerasan dalam rumah tangga/KDRT) yang sangat bertentangan dengan hukum yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untruk mendapatkan profil kasus KDRT yang dilaporkan ke Rumah Sakit Bhyangkara Tk. III Manado pada tahun 2024. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif retrospektif . Hasil penelitian mendapatkan sebanyak 198 kasus yang diperoleh dari rekam medis dan visum et repertum. Yang terbanyak ialah kekerasan fisik (69,3%) diikuti oleh kekerasan seksual (30,7%). Laporan kasus paling banyak berasal dari Kota Manado (70,2%). Korban dominan berjenis kelamin perempuan (95,5%) dan berasal dari kelompok usia 25-44 tahun (37,4%). Suami merupakan pelaku yang paling banyak dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (60,5%). Simpulan penelitian ini ialah kekerasan fisik merupakan bentuk kekerasan yang paling banyak ditemukan dalam kasus KDRT, diikuti oleh bentuk kekerasan seksual. Korban kasus KDRT didominasi oleh perempuan dan kelompok usia produktif dengan pelaku kasus KDRT didominasi oleh suami. Laporan kasus terbanyak berdasarkan kabupaten/kota berasal dari Kota Manado.

Kata kunci: kekerasan dalam rumah tangga; korban; pelaku

Author Biographies

Steaven D. E. Lingga, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Nola T. S. Mallo, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

James F. Siwu, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

References

1. Yuliana A. Metode Keluarga Yang Belum Memiliki Keturunan Dalam Menjaga Keharmonisan Dari Perspektif Sosiologi Keluarga Methods Of Families Who Do Not Have Offspring In Maintaining Harmony From The Perspective Of Family Sociology Fandu Dyangga Pradeta. Pembelajaran dan Ilmu Sosial [Internet]. 2023 [cited 2025 Aug 2];1(3):33–47. Available from: https://pdfs.semanticscholar.org/f9dc/ 9fec10e1176fb063b33831029cc946225cf7.pdf

2. Kushardiyanti D, Agus Setianto W, Kardipah S. Faktor-faktor pertengkaran antara suami dan istri di dalam rumah tangga serta pemicunya. Communications. 2021;3(1):18–42. Available from: https://journal.unj.ac.id/unj/index.php/communications/article/view/19502

3. Farisi U Al, Zakaria E, Karimah U. Urgensi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin dalam mewujudkan keluarga harmonis. As-Syar’i. 2024;6(2):1206-20. Available from: https://journal.laaroiba.com/index. php/as/article/view/6441

4. Alimi R, Nurwati N. Faktor penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga terhadap perempuan. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM). 2021;2(1):20–7. Available from: https://jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/view/33434

5. Aulery K, Wardhani P. Perlindungan hukum terhadap perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) pada tingkat penyidikan berdasarkan Undang-Undang No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga (UUPKDRT). Jurnal Riset Ilmu Hukum. 2021;1(1):21–31. Available from: https://journals.unisba.ac.id/index.php/JRIH/article/view/70

6. Presiden Republik Indonesia. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Kekerasan dalam Rumah Tangga.

7. Sutrisno BH, Nugroho A, Simanjuntak S, Zendrato DK, Hindarto YW, Saputro DD. Tinjauan perlindungan hukum perempuan sebagai korban dalam tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). EKOMA . 2024;3(3):784–9. Available from: https://ulilalbabinstitute.co.id/index.php/EKOMA/article/view/3107

8. Komnas Perempuan. Ringkasan Eksekutif dan Rekomendasi Catahu Komnas Perempuan 2024. 2025 Mar 7 [cited 2025 Jul 28]; Available from: https://komnasperempuan.go.id/catatan-tahunan-detail/catahu-2024-menata-data-menajamkan-arah-refleksi-pendokumentasian-dan-tren-kasus-kekerasan-terhadap-perempuan

9. Silaban YH, Kristanto EG, Siwu JF. Profil kasus kekerasan dalam rumah tangga di RS Bhayangkara Tingkat III Manado Periode 2021. Medical Scope Journal. 2023;5(1):136–42. Available from: https://ejournal.unsrat. ac.id/v3/index.php/msj/article/view/45293

10. SIMFONI-PPA. Data Jumlah Kekerasan. 2024 [cited 2025 Jul 28]. Available from: https://kekerasan.kemenpppa.go.id/ringkasan

11. Harefa A. Faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga. Jurnal Panah Keadilan. 2021;1(1):18–21. Available from: https://www.neliti.com/publications/341567/

12. Amstadter AB, Elwood LS, Begle AM, Gudmundsdottir B, Smith DW, Resnick HS, et al. Predictors of physical assault victimization: Findings from the National Survey of Adolescents. Addict Behav. 2011;36(8):814–20. Doi: https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2011.03.008

13. Sitaresmi AR, Suherman A. Pengaruh KDRT terhadap pertumbuhan anak. Jurnal Kajian Hukum dan Kebijakan Publik. 2024;2(1):314–22. Available from: https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jkhkp/article/view/364

14. Surya RG, Rasji R. Analisis terhadap faktor-faktor yang menjadi penyebab terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Journal of Multidisciplinary Research and Development. 2025;7(2):874–9. Available from: https://jurnal.ranahresearch.com/index.php/R2J/article/view/1292

15. Putra RPB, Soediono R, Hidayat AT, Ayu M. Sosialisasi pencegahan kekerasan dalam rumah tangga perspektif hukum pidana di Indonesia. Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat. 2024;2(5):373–81. Available from: https://www.ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/4683

16. Hutahaean Y, Kristanto EG, Mallo NTS. Hubungan usia, pendidikan dan pekerjaan dengan kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kota Manado. Medical Scope Journal. 2025;7(1):29–33. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/msj/article/view/53565

17. Rossevelt FA, Aisyah D, Nadeak CU, Zahrahni N, Dwiriani PN, Achmad NF, et al. Analisis pengaruh budaya patriarki terhadap kekerasan perempuan di dalam rumah tangga. SAJJANA. 2023;1(2):1–13. Available from: https://talenta.usu.ac.id/sajjana/article/view/19627

18. Maulida NS. Kekerasan berbasis gender dalam lingkup rumah tangga: Kajian terhadap patriarki perempuan dan KDRT. Das Sollen. 2023;02(02):1-25. Available from: https://journal.forikami.com/index.php/ dassollen/article/download/724/480

19. Setyaning A, Putri N, Jannah H. Teknik journaling untuk menumbuhkan self-worth pada korban KDRT di Yayasan Spek-HAM Surakarta. Literasi: Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif. 2024;5(1):1–31. Available from: https://ejournal.uinsaid.ac.id/index.php/literasi/article/view/10958

20. Rahayu RN. Kekerasan dalam rumah tangga di Indonesia Sebuah narrative literature review. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora. 2023;4(06):38–50. Available from: https://jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/936

21. Sriwidodo JH. Pengantar Hukum Kekekrasan dalam Rumah Tangga. Yogyakarta: 2021;

22. Tumewu RNT, Tomuka D, Kristanto EG. Angka kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kota Manado Tahun 2018-2019. e-CliniC [Internet]. 2021 Jan 4 [cited 2025 Jul 31];9(1):1–7. Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/v3/index.php/eclinic/article/view/31704

23. Miarsih EE, Sugiarti R, Suharidi F. Resiliensi istri korban perselingkuhan dan KDRT: Kajian Literatur. Action Research Literate. 2024;8(3):447–69. Doi: https://doi.org/10.46799/arl.v8i3.317

24. (PDF) Intimate partner violence among adolescents and young women: prevalence and associated factors in nine countries: a cross-sectional study. [Internet]. [cited 2025 Nov 19]. Available from: https://www.researchgate.net/publication/281356313_Intimate_partner_violence_among_adolescents_and_young_women_prevalence_and_associated_factors_in_nine_countries_a_cross-sectional_study

25. World Health Organization. Violence against women, 2018 estimates. WHO [Internet]. 2021 [cited 2025 Nov 19];1–87. Available from: https://www.who.int/publications/i/item/9789240022256

26. UNICEF. A Familiar Face: Violence in the Lives of Children and Adolescents. New York: UNICEF; 2017. Available from: https://www.refworld.org/reference/themreport/unicef/2017/en/119128

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Lingga, S. D. E., Mallo, N. T. S., & Siwu, J. F. (2026). Profil Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Rumah Sakit Bhayangkara Tk. III Manado Tahun 2024. E-CliniC, 14(1), 150–156. https://doi.org/10.35790/ecl.v14i1.65852

Issue

Section

Articles