PKM WKI Klm 10 Gmim Sobat Kristus Tentang Pemanfaatan Fungisida Nabati dalam Peningkatan Produksi Tanaman Pertanian

Authors

  • Stella D Umboh Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Deidy Yulius Katili Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Lalu Wahyudi Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi, Manado

DOI:

https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.65425

Keywords:

fungisida nabati, produksi tanaman pertanian, hama dan penyakit tumbuhan, pestisida sintetik

Abstract

Fungisida nabati adalah salah satu alternatif penyelesaian kerusakan dan gangguan yang diakibatkan oleh hama dan penyakit tumbuhan di lahan-lahan pertanian yang penggunaannya mudah, efisien, murah, dan ramah lingkungan. Dalam menanggulangi hama dan penyakit diareal pertanian, maka petani banyak kali memanfaatkan pestisida sintetik tanpa menyadari dampak residu yang ditimbulkannya dan inilah yang menjadi faktor kelemahan yang sering dijumpai di kalangan petani. Selain itu pula kurangnya pengetahuan mereka tentang pemanfaatan fungisida nabati sebagai solusi alternatif pilihan lain dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman pertanian. PKM ini memiliki tujuan dan target khusus yang ingin dicapai yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam pemanfaatan fungisida nabati dalam meningkatkan produski tanaman pertanian. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah bentuk penyuluhan dan pelatihan serta praktek pembuatan fungisida nabati. Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat petani tentang pemanfaatan fungisida nabati, yang dibuktikan dengan hasil yang diperoleh dari kegiatan pretest dan postest, dimana setelah selesai pemberian materi pada kegiatan PKM (Postest) maka dari 30 orang peserta prosentase nilai tertinggi pada interval 71-81 dengan 16 orang peserta (53,34 %) dan sudah tidak ada lagi peserta yang mendapatkan nilai di bawah 50 (0,00%) dibandingkan pada saat sebelum kegiatan PKM (Pretest), nilai prosentase pada interval nilai 0-10 sebesar 23,33% (7 orang peserta). Terjadi peningkatan keterampilan Petani dalam pembuatan dan pemanfaatan fungisida nabati, yang dibuktikan dengan antusiasnya peserta mengikuti kegiatan praktek ini, dibuktikan dengan hasil analisis rekapan nilai evaluasi topik belajar, yang tertinggi pada aspek pemahaman akan materi dengan 22 orang peserta yang memberikan kriteria sangat baik.

References

Arwiyanto, T. (2003). Pengendalian Hayati Penyakit Layu Bakteri Tembakau. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia. 3(1): 54-60.

Dadang dan Ohsawa, K. (2000). Penghambatan aktivitas makan larva Plutella xylostella (L). (Lepidoptera: Yponomeutidae) yang diperlakukan ekstrak biji Swietenia mahogany JACQ (Meliaceae). Bul. Hama dan Penyakit Tumbuhan. 1:27-32.

Derek Marhaeny Ketty, Rine Kaunang, Joachim N.K Dumais,. (2017). Analisis Keuntungan Agroindustri Gula Aren Di Kelurahan Malalayang I Timur, Kecamatan Malalayang, Kota Manado. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat. ISSN 1907– 4298, Volume 13 Nomor 3A, November 2017: 341 – 350. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jisep/article/view/18552/18078 [Diakses pada tanggal 29 Oktober 2019].

Hersanti, H., Santosa, E., dan Dono, D. (2013). Pelatihan pembuatan pestisida alami untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi di Desa Tenjolaya dan Desa Sukamelang, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Dharmakarya: Jurnal Aplikasi Ipteks Untuk Masyarakat. 2(2), 139–145.

Irawati, Dheny Ayu Sutama, Deswita W. Pasaribu. (2010). Penyuluhan Penggunaan Pestisida Nabati Di Jorong Kapuh, Nagari Sumani, Kabupaten Solok. Warta Pengabdian Andalas. Volume XVI, Nomor 25 Desember 2010. Hal, 141-150.

Noya, A.I. (2004). Residu Insektisida Profenofos Pada Sayuran Kubis Dan Tanah Andosol Rurukan Kecamatan Tomohon. Tesis. Program Pasca Sarjana Universitas Samratulangi Manado.

Pattiselanno, A.E. (2001). Analisis Sikap dan Perilaku Terhadap Sasi Pada Masyarakat Pulau Saparua Kabupaten Maluku Tengah. Eugenia. 7(4) : 282-288.

Saepudin, S., dan Astuti, D. I. (2012). Pengembangan model penerimaan biopestisida (Studi kasus pada petani sayuran di Desa Cipada Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat). Jurnal Sosioteknologi. 27(11), 178–193.

Sudarmo, S. (2005). Pestisida Nabati: Pembuatan dan Pemanfaatannya. Kanisius. Yogyakarta.

Untung, K. (2006). Pengantar Pengelolaan Hama Terpadu (edisi kedua). Buku. Penerbit Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Widiastuti, H., Eris, D. D., dan Santoso, D. (2016). Potensi fungisida organik untuk pengendalian Ganoderma Pada Tanaman Kelapa Sawit. Menara Perkebunan. 84(2), 98–105. https://doi.org/10.22302/iribb.jur.mp.v84i2.223.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Umboh, S. D., Katili, D. Y., & Wahyudi, L. (2025). PKM WKI Klm 10 Gmim Sobat Kristus Tentang Pemanfaatan Fungisida Nabati dalam Peningkatan Produksi Tanaman Pertanian. The Studies of Social Sciences, 7(2), 235–242. https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.65425

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 5 6 7 8 9 10 

You may also start an advanced similarity search for this article.