Modifikasi Pati Sagu Baruk (Arenga microcarpha Beccari.) dengan Ekstrak Hidrotermal Tongkol Jagung (Zea Mays L.) dan Aktivitas Antioksidannya

Authors

  • Venesa Somalinggi Program Studi Kimia, FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Edy Suryanto
  • Audy Denny Wuntu

DOI:

https://doi.org/10.35799/cp.19.1.2026.68064

Abstract

ABSTRAK

Antioksidan berperan penting dalam mencegah penyakit degenerative dengan menghambat radikal bebas. Tongkol jagung memiliki kandungan fenolik yang berpotensi sebagai antioksidan namun pemanfaata  nnya masih terbatas sebagai limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi modifikasi pati sagu baruk menggunakan ekstrak hidrotermal tongkol jagung dan aktivitas antioksidannya. Perubahan morfologi, struktur molekul, dan kristalinitas dianalisis menggunakan metode SEM, FTIR, dan XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pati native (PN) memiliki struktur semi-kristalin Tipe A dengan morfologi granula bulat halus. Setelah modifikasi (H-8), terjadi transformasi menjadi fase amorf sepenuhnya yang dikonfirmasi oleh nilai FWHM tertinggi (5,88) dan munculnya puncak vibrasi khas fenolik pada FTIR (1573 cm-1 dan 1435 cm-1). Analisis SEM menunjukkan kerusakan granula yang masif dan pembentukan matriks amorf akibat perlakuan panas 80°C. Uji DPPH menunjukkan peningkatan aktivitas antioksidan yang signifikan pada pati termodifikasi dibandingkan kontrol. Hal ini menunjukkan bahwa inkorporasi ekstrak hidrotermal tongkol jagung berpotensi meningkatkan nilai fungsional pati sagu baruk sebagai agen antioksidan.

ABSTRACT

Antioxidants play an important role in preventing degenerative diseases by inhibiting free radicals. Corncobs contain phenolics that have potential as antioxidants, but their utilization is still limited as waste. This study aims to trigger the modification of sago starch using corncob hydrothermal extract and its antioxidant activity. Changes in morphology, molecular structure, and crystallinity were analyzed using SEM, FTIR, and XRD methods. The results showed that Native Starch (PN) has a Type A semi-crystalline structure with a smooth, round granule morphology. After modification (D-8), a transformation occurs into a fully amorphous phase, confirmed by the highest FWHM value (5.88) and the appearance of typical phenolic vibration peaks in FTIR (1573 cm-1 and 1435 cm-1). SEM analysis showed massive granule damage and the formation of an amorphous matrix due to heat treatment at 80°C. The DPPH test showed a significant increase in antioxidant activity in modified patients compared to controls. This indicates that the incorporation of corncob hydrothermal extract has the potential to increase the functional value of sago starch as an antioxidant agent.

Downloads

Published

2026-06-10

How to Cite

Somalinggi, V., Suryanto, E., & Wuntu, A. D. (2026). Modifikasi Pati Sagu Baruk (Arenga microcarpha Beccari.) dengan Ekstrak Hidrotermal Tongkol Jagung (Zea Mays L.) dan Aktivitas Antioksidannya. CHEMISTRY PROGRESS, 19(1), 46–54. https://doi.org/10.35799/cp.19.1.2026.68064

Issue

Section

Articles