Profil Kasus Luka Bakar di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado Tahun 2023 – 2024

Authors

  • Evan Y. Rusly Universitas Sam Ratulangi
  • Djemi Tomuka Universitas Sam Ratulangi
  • Nola T. S. Mallo Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35790/ecl.v14i1.65823

Keywords:

luka bakar; profil kasus; aspek forensik

Abstract

Abstract: Burn injury represents a major health problem with both clinical and medicolegal implications, particularly when related to accidents or criminal incidents. This study aimed to describe the profile of burn injury cases at Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado in 2023–2024. This was a descriptive and retrospective study based on secondary data obtained from medical records of burn cases treated during the study period. The results showed a total of 16 burn cases, with 12 patients (75%) survived and four patients (25%) died. The highest number of cases occurred in 2024 (62.5%). The most common cause of burns was fire (62.5%), followed by electricity and hot liquids (12.5% each), and explosion (6.3%). Based on total body surface area, the most frequent category was 10–29% (31.3%), and the most common burn degree was second-degree burns (31.3%). Most patients were adults aged 18–59 years (62.5%), and males constituted the majority (75%). All patients were Indonesian citizens residing in Manado. In conclusion, burn injuries in Manado most commonly affect adult males and are primarily caused by fire. These findings highlight the need for enhanced safety education in both workplace and domestic settings, as well as improved medicolegal documentation to support forensic analysis and inform public health policies.

Keywords: burn injury; case profile; forensic aspect

 

 Abstrak: Luka bakar menjadi masalah kesehatan yang memiliki implikasi klinis maupun medikolegal, terutama ketika berkaitan dengan kecelakaan atau tindak pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil kasus luka bakar di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado pada tahun 2023–2024. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif dengan memanfaatkan data sekunder dari rekam medis pasien luka bakar yang dirawat selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 kasus luka bakar yang tercatat, dengan 12 pasien (75%) hidup dan empat pasien (25%) meninggal dunia. Kasus terbanyak ditemukan pada tahun 2024 (62,5%). Penyebab luka bakar yang paling seringa ialah api (62,5%), diikuti oleh listrik dan cairan panas (masing-masing 12,5%), serta ledakan 6,3%. Berdasarkan luas luka, kategori 10–29% merupakan yang terbanyak (31,3%), sedangkan derajat luka yang paling sering ditemukan ialah derajat II (31,3%). Kelompok usia terbanyak ialah dewasa (18–59 tahun) (62,5%), dengan jenis kelamin terbanyak laki-laki (75%). Seluruh korban merupakan warga negara Indonesia yang berdomisili di Manado. Simpulan penelitian ini ialah luka bakar di wilayah Manado paling sering terjadi pada laki-laki usia produktif akibat paparan api, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui peningkatan edukasi keselamatan kerja, kewaspadaan domestik, serta penguatan dokumentasi medikolegal untuk mendukung analisis forensik dan perencanaan kebijakan kesehatan

Kata kunci: luka bakar; profil kasus; aspek forensik

Author Biographies

Evan Y. Rusly, Universitas Sam Ratulangi

Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Manado, Indonesia

Djemi Tomuka, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia

Nola T. S. Mallo, Universitas Sam Ratulangi

Bidang Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi - RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou, Manado, Indonesia

References

1. Burns [Internet]. [cited 2025 July 24]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/burns

2. Saputra D. Tinjauan komprehensif tentang luka bakar: klasifikasi, komplikasi dan penanganan. Sci J. 2023;2(5):207–18. Doi: https://doi.org/10.56260/sciena.v2i5.113

3. Jeschke MG, Van Baar ME, Choudhry MA, Chung KK, Gibran NS, Logsetty S. Burn injury. Nat Rev Dis Primer. 2020;6(1):11. Doi: https://doi.org/10.1038/s41572-020-0145-5

4. Bahlia MR, Rizaldy MB. Luka bakar. Vitalitas Medis. 2025;2(1):61-71. Doi: https://doi.org/10.62383/vimed.v2i1.1067

5. Noorbakhsh SI, Bonar EM, Polinski R, Amin MS. Educational case: burn injury—pathophysiology, classification, and treatment. Acad Pathol. 2021;8:23742895211057239. Doi: https://doi.org/10.1177/ 23742895211057239

6. McCann C, Watson A, Barnes D. Major burns: Part 1. Epidemiology, pathophysiology and initial management. BJA Educ. 2022;22(3):94–103. Doi: https://doi.org/10.1016/j.bjae.2021.10.001

7. Waladani B, Suwaryo PAW. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan masyarakat dalam pertolongan pertama dengan kasus luka bakar. Jurnal Peduli Masyarakat. 2021;3(2):186. Doi: https://doi.org/10.37287/jpm.v3i2.558

8. Kairupan G, Monoarfa A, Hatibie M. Angka kejadian penderita luka bakar di Bagian/SMF Bedah RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode Juni 2011 sampai Juni 2014. e-CliniC. 2015;3(3). Doi: https://doi.org/10.35790/ecl.3.3.2015.10988

9. Zhang Y, Su J, Liu Y, Sun R, Sun R. Epidemiological and clinical characteristics of burns in adults: a 6-year retrospective study in a major burn center in Suzhou, China. Front Public Health. 2024;12:1413986. Doi: https://doi.org/10.3389/fpubh.2024.1413986

10. Bagheri T, Fatemi MJ, Hoveidamanesh S, Ghadimi T, Mahboubi O, Asgari M, et al. Epidemiology and etiology of burns in Iran through the examination of the economic, social and educational situation. Ann Burns Fire Disasters. 2023;36(2):91–9. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38681943/

11. Rangaiah PKB, Kumar BPP, Huss F, Augustine R. Precision diagnosis of burn injuries using imaging and predictive modeling for clinical applications. Sci Rep. 2025;15(1):7604. Doi: https://doi.org/10.1038/s41598-025-92096-4

12. Żwierełło W, Piorun K, Skórka-Majewicz M, Maruszewska A, Antoniewski J, Gutowska I. Burns: classification, pathophysiology, and treatment: a review. Int J Mol Sci. 2023;24(4):3749. Doi: https://doi.org/10.3390/ijms24043749

13. Sadaka MS, Abdeldaim DE. Study of the relationship between patient demographics, burn etiology, and the incidence of burn wound infection in Tanta University Burn Unit. Ann Burns Fire Disasters. 2024 ;37(1):3–9. Available from: https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/38680837/

14. Schaefer TJ, Szymanski KD. Burn evaluation and management (Archived). In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2025 [cited 2025 Aug 5]. Available from: http://www.ncbi.nlm.nih. gov/books/NBK430741/

15. Atreya A, Gyawali L, Menezes RG, Ateriya N, Shreshtha J, Ghimire S. Case Report: Medicolegal evaluation in a pediatric case of fatal scald injury from rural Nepal. F1000Research. 2022;11:35. Doi: https://doi.org/10.12688/f1000research.74607.3

16. Giretzlehner M, Ganitzer I, Haller H. Technical and medical aspects of burn size assessment and documentation. Medicina (Mex). 2021;57(3):242. Doi: https://doi.org/10.3390/medicina57030242

Downloads

Published

2026-01-25

How to Cite

Rusly, E. Y., Tomuka, D., & Mallo, N. T. S. (2026). Profil Kasus Luka Bakar di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado Tahun 2023 – 2024. E-CliniC, 14(1), 119–123. https://doi.org/10.35790/ecl.v14i1.65823

Issue

Section

Articles