Lebar Efek Tepi dan Perubahan Struktur Komunitas Tumbuhan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa

Authors

  • Helma Helma Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
  • Hard N. Pollo Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi
  • Martina A. Langi Program Studi Kehutanan, Universitas Sam Ratulangi

DOI:

https://doi.org/10.35791/sil.v4i2.62731

Abstract

Taman Hutan Raya Gunung Tumpa, Sulawesi Utara, merupakan kawasan konservasi dengan keanekaragaman hayati yang tinggi. Taman Hutan Raya Gunung Tumpa dikelola oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Utara yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan Pemerintah Kota Manado. Tujuan penelitian ini untuk mengukur lebar efek tepi di Hutan Raya Gunung Tumpa, menganalisis perubahan struktur komunitas tumbuhan yang disebabkan oleh efek tepi, dan mengidentifikasi factor-faktor yang mempengaruhi lebar efek tepi di Kawasan penelitian. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Hutan Raya Gunung Tumpa, Sulawesi Utara pada bulan September 2024-Maret 2025. Setiap plot berukuran 20 m x 20 m dengan sub-plot berukuran 2 m x 2 m untuk tingkat semai (tinggi 1,5 m, sampai 2 m), 5 m x 5 m untuk pancang (diameter 10 cm sampai 15 cm), 10 m x 10m untuk tiang (diameter 15 cm sampai 19,9 cm), dan 20 m x 20 m untuk pohon (diameter 20 cm ke atas).

Berdasarkan hasil penelitian, lebar efek tepi rata-rata terukur adalah 105 meter dari tepi hutan menuju ke bagian interior hutan yang dilakukan pada empat transek dengan lokasi yang berbeda yaitu utara, timur, selatan, dan barat.

Published

2025-08-30

Issue

Section

Artikel

Categories

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 > >>