PKM Pelatihan Pemanfaatan dan Konservasi Tanaman Obat Keluarga bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Palaes, Minahasa Utara

Authors

  • Roni Koneri Program Studi Biologi FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Meilani Jayanti Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Asari Asari Program Studi Fisika FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Ayid Rivandi Patuti Program Studi Biologi FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Ribka Mega Tilaar Program Studi Biologi FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado
  • Jeane Taarape Program Studi Biologi FMIPA Universitas Sam Ratulangi, Manado

DOI:

https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.65347

Keywords:

Pemahaman, Keterampilan, Konservasi, Palaes, Tananman obat

Abstract

Lahan pekarangan masyarakat di Desa Palaes memiliki potensi untuk dibudidaya berbagai spesies Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Pada saat ini belum semua pekarangan masyarakat dimanfaatkan secara optimal untuk budidaya TOGA, masih ada beberapa pekarangan yang kosong dan tidak dimanfaatkan untuk TOGA. Informasi mengenai pemanfaatan dan konservasi TOGA yang masih kurang mengakibatkan anak-anak tidak mengenal obat tradisional sehingga kecintaan anak-anak terhadap obat asli Indonesia kurang. Ketidaktahuan masyarakat terhadap pemanfaatan konservasi TOGA menyebabkan masyarakat tidak menanam TOGA pada lahan pekarangnnya. Pengetahuan dan keterampilan ini perlu ditanamkan sejak dini yaitu masa pendidikan dasar. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan mitra, perlu adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam pemanfaatan dan konservasi TOGA. Pemahaman dan keterampilan pemanfaatan dan konservasi TOGA dapat diberikan sejak dini yaitu pada jenjang sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan mitra dalam pemanfaatan dan konservasi tanaman obat keluarga. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yaitu melalui ceramah, diskusi, pemutaran video, praktek lapangan, pendampingan dan monitoring. Hasil kegiatan didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman serta keterampilan mitra tentang pemanfaatan dan konservasi tanaman obat keluarga. Penggunaan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, pemutaran video dan pembelajaran di luar kelas membangkitkan semagat mitra dalam mengikuti kegiatan. Kegiatan ini memberikan hasil yang positif bagi sekolah terutama para siswa yang dengan antusias terhadap pemanfaatan dan konservasi tanaman obat keluarga. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam peningkatan literasi siswa mengenai tanaman obat, tetapi juga mendukung terbentuknya perilaku peduli kesehatan dan lingkungan yang berbasis pada potensi lokal serta peran aktif keluarga dan sekolah.

References

Apriyanti, E., Alang, H. Haetini. (2023). Edukasi Tanaman Obat Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Booklet TOGA. Malebbi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1): 13-19.

Ariani, L., Miftahurrohmah, N., & Winarti, W. (2020). Peningkatan pengetahuan tentang tanaman obat keluarga kepada siswa sekolah dasar melalui konseling, flash card, dan berkebun bersama. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement), 6(1): 63-67.

Arsyad, A. (2014). Media Pembelajaran. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Ausubel, D. P. (1968). Educational Psychology: A Cognitive View. New York: Holt, Rinehart & Winston.

Azis, T., Imran, N., Dali, N., Ritonga, H., & Kadir, L. A. 2023. edukasi manfaat tanaman obat keluarga (TOGA) untuk kesehatan guru dan murid di SMAS Kartika Kendari. Mosiraha: Jurnal Pengabdian Farmasi 1 (3): 28-34.

Djamarah, S. B. (2011). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamalik, O. (2008). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Harani, N. E., Rahma, M.A., Mukhlis, M. Azmy, A.M.R., Alviko, D.N., Pamungkas, Y.A., Studyant, A.G., Yuarnisih, N.R. (2025). Edukasi dan Praktik Penanaman Tanaman Obat di Lingkungan Sekolah. Jurnal Martabe, 9(1), 123–133.

Inayati, I. N., Albar, M., & Nurwakhidah, A. (2024). Edukasi Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Sebagai Produk Olahan Minuman Ramah Anak di MI Bilingual Al-Ikhlas. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(3): 1900-1910.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2011). Models of Teaching (8th ed.). Boston: Allyn & Bacon

Kadir, A. (2013). Konsep pembelajaran kontekstual di sekolah. Dinamika ilmu, 13(1): 17-38.

Kementerian Pertanian. (2012). Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung. Retrieved from https://repository.pertanian.go.id/items/2dec4c3c-e0dd-4043-90b7-f9d7c4b4ff6d

Nasriati, & Pujiharti, Y. (2012). Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lampung. Retrieved from https://adoc.pub/budidaya-tanaman-obat keluarga-toga.html.

Prasanti, D., & El Karimah, K. (2018). Preservasi Kearifan Lokal dalam Komunikasi Terapeutik bagi Keluarga Perkotaan (Studi Kasus tentang Tanaman Obat Keluarga (Toga) sebagai Preservasi Kearifan Lokal dalam Komunikasi Terapeutik bagi Keluarga Perkotaan). Reformasi, 7(2).

Primayana, K. H., Lasmawan, I. W., & Adnyana, P. B. (2019). Pengaruh model pembelajaran kontekstual berbasis lingkungan terhadap hasil belajar IPA ditinjau dari minat outdoor pada siswa kelas IV. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia, 9(2): 72-79.

Ramadhan, M., F., Nurafifah, P., Novelia, O., Zainul, M. (2025) Penerapan Metode Ceramah Bervariasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Mata Pelajaran PAI Kelas V SDN Sumberjaya 3. Jurnal Budi Pekerti Agama Islam, 3 (3): 1-13

Rumondor, M., & Singkoh, M. (2022). Fungisida Nabati Sebagai Alternatif Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman di Desa Palaes Minahasa Utara. The Studies of Social Sciences, 4(2):77-84.

Salsabila, D. H., Andriyanto, R., Herdiannisa, Z. A., & Yuli, S. (2021). Edukasi Dan Menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) Di Masa Pandemi Covid-19. In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ (Vol. 1, No. 1).

Sari, N., & Andjasmara, T. C. (2023). Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk Mewujudkan Masyarakat Sehat. Jurnal Bina Desa, 5(1). https://doi.org/10.15294/jbd.v5i.1.4

Schraw, G., & Olafson, L. (2018). Assessing Students’ Prior Knowledge. Routledge.

Smith, J. (2023). The Impact of Traditional Herbal Medicine Cultivation on Community Health in Indonesia. Journal of Ethnopharmacology, 45(2):123-135.

Suhli, N. R., Susanti, Y., & Elvia, R. (2024). Peningkatan Pengetahuan Tentang Tanaman Obat Keluarga Kepada Siswa SDN 19 Kota Bengkulu. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(4): 151-172.

Yuliana, A., Rahmawati, L., dan Adlina S. (2021). Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan tanaman herbal sebagai salah satu pencegah covid-19. Media Ilmu Kesehatan, 10(3): 244–255. doi: 10.30989/MIK.V10I3.650.

Downloads

Published

2025-12-30

How to Cite

Koneri, R., Jayanti , M., Asari, A., Rivandi Patuti, A., Mega Tilaar, R., & Taarape, J. (2025). PKM Pelatihan Pemanfaatan dan Konservasi Tanaman Obat Keluarga bagi Siswa Sekolah Dasar di Desa Palaes, Minahasa Utara . The Studies of Social Sciences, 7(2), 243–253. https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.65347

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 

You may also start an advanced similarity search for this article.