Kinerja Pegawai Pengelolaan Sarana dan Prasarana di Sekretariat Daerah Kota Bitung
Abstract
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja pegawai dalam pengelolaan sarana dan prasarana pada Bagian Umum Sub Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah Kota Bitung di tengah kebijakan penataan tenaga non-ASN yang berdampak pada pemberhentian Tenaga Harian Lepas(THL) dan peningkatan beban kerja pegawai. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleu melalui wawancara mendalam terhadal 6 orang informasi (Kepala Bagian Umum,Kepala Sub Bagian Perlengkapan, staf pelaksana, dan mantan THL yang di angkat PPPK), observasi lapangam, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman berdasarkan empat indikator kinerja pegawai menurut Mangkunegara(2009), yaitu kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas, dan tanggung jawab.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Kualitas kerja pegawai tetap terjaga dengan baik dan akurat berkat pengalaman kerja serta ketelitian pegawai; (2) Kuantitas kerja mengalami kenaikan beban akibat berkurangnya THL, namun tetap dapat diselesaikan melalui pembagian tugas dinamis dan kerja sama tim; (3) Pelaksanaan tugas mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan penerapan fleksibelitas adaptif di lapangan; (4) Tanggung jawab ditunjukkan melalui komitmen pengamanan aset daerah, penggunaan skala prioritas, dan keakuratan pelaporan inventaris. Penelitian menyimpulkan bahwa kinerja pegawai Sub Bagian Perlengkapan tetap dapat dipertahankan di tengah keterbatasan sumber daya manusia berkat komitmen, koordinasi, dan adaptasi kerja yang baik, meskipun kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tekanan kerja apabila berlangsung jangka panjang tanpa evaluasi distribusi tenaga kerja.
kata kunci: Pelayanan Publik, Kinerja Pegawai, Sarana dan Prasarana, Pengelolaan Barang Milik Daerah, Tenaga Harian Lepas, Sekretariat Daerah Kota Bituhg.