Kinerja Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Rehabilitas bagi Wanita Tuna Susila di Kota Manado
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dalam pelaksanaan rehabilitasi sosial bagi Wanita Tuna Susila (WTS) di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai Dinas Sosial, Wanita Tuna Susila, dan masyarakat Kota Manado. Analisis kinerja dalam penelitian ini menggunakan teori Mahsun (2011) yang meliputi enam indikator, yaitu input, process, output, outcome, benefit, dan impact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado dalam rehabilitasi sosial WTS telah dilaksanakan, namun belum optimal. Pada indikator input, masih terdapat keterbatasan anggaran, sarana dan prasarana, serta jangkauan pembinaan yang belum merata. Pada indikator process, kegiatan penjangkauan, razia, penyuluhan, pembinaan sosial, dan pelatihan keterampilan telah dilaksanakan, tetapi belum berkelanjutan. Indikator output menunjukkan adanya hasil berupa pembinaan, edukasi, dan keterampilan bagi sebagian peserta. Pada outcome, terdapat peningkatan pengetahuan, kesadaran, motivasi, dan kepercayaan diri, namun perubahan tersebut belum sepenuhnya berkelanjutan. Benefit program dirasakan terutama dalam peningkatan pengetahuan dan motivasi, tetapi belum mampu meningkatkan kemandirian ekonomi secara optimal. Sementara itu, impact program belum optimal karena keterbatasan pendampingan lanjutan, kesempatan kerja, dan pemberdayaan ekonomi. Dengan demikian, diperlukan penguatan anggaran, pendampingan pascarehabilitasi, pemberdayaan ekonomi, serta koordinasi lintas sektor agar rehabilitasi sosial dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kata Kunci: Kinerja, Dinas, Rehabilitasi, Wanita, Tuna Susila