Kajian Mutu Ikan Layang (Decapterus sp) di Pasar Tradisional Girian Kota Bitung

Authors

  • Buhit Arjuna Febrianto Sinurat TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI
  • Eunike L Mongi TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI
  • Verly Dotulong TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI
  • Henny Adeleida Dien TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI
  • Albert R Reo TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI
  • Feny Mentang TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

DOI:

https://doi.org/10.35800/mthp.10.1.2022.38759

Keywords:

Quality of Fish, Kite Fish (Decapterus sp)

Abstract

Fish in a fresh state has good quality so the selling value is high, conversely if the fish is less fresh has a low quality so the price is low. Freshness in fish has very important role in determining the quality of fishery products. The freshness of the fish cannot be improved but maintained so that proper handling is needed so that the fish can reach the hands of consumers or processing plants in a fresh state. One way to maintain the freshness of fish is to apply cold chains through the provision of ice, in addition to the application of sanitation is also important. The aim of the study was to analyze the quality of fresh kite fish(Decapterus sp.) sold to eight different sellers in the traditional Girian market of Bitung City, which will be taken in the morning. The parameters analyzed were TPC(Total Plate Count),moisture content, pH, and organoleptics. The data obtained is analyzed descriptively. Overall, the best fish quality is obtained in trader H. But in all the parameters obtained still have a quality that is worth consuming.

Keywords:    Quality of Fish, Kite Fish, Decapterus sp.

 

Ikan dalam keadaan masih segar memiliki mutu yang baik sehingga nilai jualnya tinggi, sebaliknya jika ikan kurang segar memiliki mutu yang rendah sehingga harganya rendah. Kesegaran pada ikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan mutu dari produk perikanan. Kesegaran ikan tidak dapat ditingkatkan melainkan dipertahankan sehingga diperlukan penanganan yang tepat agar ikan bisa sampai ke tangan konsumen atau pabrik pengolahan dalam keadaan segar. Salah satu cara mempertahankan kesegaran ikan adalah dengan penerapan rantai dingin melalui pemberian es, selain itu penerapan sanitasi juga merupakan hal yang penting. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis mutu ikan layang (Deacpterus sp.) segar yang dijual pada delapan penjual berbeda di pasar tradisional Girian Kota Bitung, yang akan diambil di pagi hari. Parameter yang dianalisis adalah TPC (Total Plate Count), kadar air, pH dan organoleptik. Data yang diperoleh dianalisa secara deskriptif. Secara keseluruhan didapatkan mutu ikan terbaik pada pedagang H. Namun pada keseluruhan parameter didapatkan masih mempunyai mutu yang layak dikonsumsi.

Kata kunci:  Mutu Ikan, Ikan Layang Decapterus sp.

Author Biographies

Buhit Arjuna Febrianto Sinurat, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

Eunike L Mongi, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

Verly Dotulong, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

Henny Adeleida Dien, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

Albert R Reo, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

Feny Mentang, TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN, PENGOLAHAN HASIL PERIKANAN, UNIVERSITAS SAM RATULANGI

SCHOLAR ID

SINTA ID

References

[BSN], B. (2006). Ikan Segar-Bagian 1. SNI 01- 2729-1-2006. Badan Standardisasi

Nasional.

Connel, J. (1990). Control of Fish Quality. England: Fishing Book. LTD.

Daud, A., Suriati, & Nuzulyanti. (n.d.). LUTJANUS. Kajian Penerapan Faktor yang

Mempengaruhi Akurasi Penentuan Kadar Air Metode Thermogravimetri, 11-16.

Djafar, R., Harmain, R. M., & Dali , F. A. (2014, Maret 1). Efektivitas Belimbing Wuluh

terhadap Parameter Mutu Organoleptik dan pH Ikan Layang Segar Selama

Penyimpanan Ruang. Ikan Layang Segar Selama Penyimpanan Ruang, II, 23-28.

Junianto. (2003). Teknik Penangkapan Ikan. Penebar Swadaya.

Kiwak, P. H., Reo , A. R., Montulalu, L. A., Pandey, E. V., Kaseger, B. E., & Makapedua,

D. M. (2018, September 3). Jurnal Media Teknologi Hasil Perikanan. Pengujian TPC,

Kadar Air dan pH Pada Ikan Kayu Cakalang (Katsuwonus pelamis) Yang Di Simpan

Pada Suhu Ruang, 76.

Kusnandar, F. (2010). Kimia Pangan Komponen Makro Seri 1. Jakarta : Dian Rakyat.

Maiola, M. N., Savitri, I. K., Lokollo, E., & Kdise, S. S. (2020). Majalah Biam. MUTU

ORGANOLEPTIK IKAN LAYANG (Decapterus sp.) SEGAR, 36-44.

Nasional, B. S. (2011). Stndar Nasional Indonesia. Petunjuk pengujian organoleptik

pengujian organoleptik dan atau sensori, 1-9.

Witomo , C. M., & Wardono , B. (2012). Buletin Riset Sosek Kelautan dan Perikanan Vol. 7

No. 1, 2012. Potret Perikanan Tangkap Tuna, Cakalang Dan Layang Di Kota Bitung ,

-13.

Downloads

Published

04/28/2022

How to Cite

Sinurat, B. A. F., Mongi, E. L., Dotulong, V., Dien, H. A., Reo, A. R., & Mentang, F. (2022). Kajian Mutu Ikan Layang (Decapterus sp) di Pasar Tradisional Girian Kota Bitung. Media Teknologi Hasil Perikanan, 10(1), 29–33. https://doi.org/10.35800/mthp.10.1.2022.38759

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>